MAGETAN, BeritaTKP.com – Salah seorang pria penjual jamu di Kabupaten Magetan diringkus polisi. Pria tersebut diringkus lantaran menjual obat-obatan yang tidak memiliki izin edar resmi.

Penjual jamu yang diringkus berinisial MSR ,38, warga asal Desa Kepolorejo, Kabupaten Magetan. “Ini merupakan hasil dari Operasi Tumpas Narkoba. Pelaku kami tangkap di rumahnya karena menjual obat ataupun jamu yang tidak memiliki izin edar. Di antaranya obat kuat perkasa pria,” ujar Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Senin (20/9/2021).

Dari kios milik tersangka, kata Yakhob, polisi berhasil mengamankan 12 botol jamu dan 16 kotak jamu. Semuanya tidak memiliki izin edar yang resmi.

“Pasalnya obat yang disita oleh anggota tidak memiliki izin edar dari BPOM. Ada puluhan botol dan kemasan kotak,” kata Yakhob.

Yakhob menambahkan, pelaku mendapatkan barang tersebut dengan cara membeli secara online. Kemudian dijual di Kabupaten Magetan.

“Pelaku ini termasuk pemain tunggal. Karena mulai mencari hingga menjualnya dilakukan sendiri oleh pelaku dan tidak ada yang membantunya,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Magetan Iptu Rudy Hidajanto mengatakan, pelaku dijerat dengan Pasal 196 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Untuk obat kuat yang disita itu ada beberapa jenis. Ada yang berbentuk cair maupun berbentuk padat. Ancaman 10 tahun kurungan penjara,” ungkap Rudy.

Rudy menambahkan, selain mengamankan penjual jamu, Satnarkoba Polres Magetan juga mengamankan 3 orang tersangka lain dalam kasus narkoba.

(RED)