BANJARNEGARA, BeritaTKP.com – Satuan Polisi Pamong Praja  di Kabupaten Banjarnegara menggerebek 2 bangunan rumah warga yang dijadikan tempat praktik prostitusi. Di lokasi tersebut, petugas mengamanka 9 orang pelaku yang sebagian besar adalah lansia.

Rumah pertama yang digerebek terletak ditengah-tengah sawah, di wilayah Kota Banjarnegara. Saat petugas mendatangi rumah tersebut, ada enam orang, dua orang di antaranya adalah perempuan.

“Pertama di wilayah Kota Banjarnegara, di sana ada 6 orang yang kami amankan. Dua perempuan dan laki-lakinya ada empat orang. Ada yang sedang antri ada yang sedang aktivitas,” kata penyidik Satpol PP Banjarnegara Sugeng Supriyadhi di lokasi kejadian, Senin (20/9/2021).

Di rumah tersebut, sebagian besar pria yang diamankan adalah lansia. Sugeng menyebut sewa kamar untuk kegiatan prostitusi itu sebesar Rp 20 ribu.

“Pria yang kami amankan semuanya adalah lansia, dan setelah kami data, sewa kamar hanya Rp 20 ribu sekali ‘bermain’,” sebut Sugeng.

Rumah warga lainnya yang digunakan untuk praktik prostitusi berada di salah satu desa di Kecamatan Bawang. Dari tempat tersebut, petugas Satpol PP mengamankan 2 orang yang didapati tengah berduaan di dalam sebuah kamar.

“Di lokasi kedua, ada 3 orang yang kami amankan. Dua orang sedang di kamar satunya lagi sedang menunggu tamu. Untuk harga sewa kamar di sini Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Kepala Satpol PP Banjarnegara Esti Widodo menambahkan, operasi rumah prostitusi ini dilakukan berdasarkan laporan dari warga. Mengingat sejauh ini dianggap sudah meresahkan warga sekitar.

“Ini awalnya laporan dari warga, karena dianggap sudah sangat meresahkan. Kemudian yang diamankan, akan dilakukan pembinaan,” tambahnya. (RED)