Kediri, BeritaTKP – Sempat berdamai, kemudian tidak terima dan melayangkan somasi kepada 12 warga Desa Bujel, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Kini Koirudin, Modin Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dan Sutikno, Ketua RW 04 serta Aziz Ketua RT 02 RW 04, sepakat berdamai lagi.

Perdamaian ke dua ini terjadi setelah Camat Mojoroto Camat Mojoroto, Bambang Tri Lasmono didampingi Kapolsek Mojoroto Polres Kota Kediri Kompol Gatot Setyo Budi, turun tangan langsung untuk mendamaikan kedua belah kubu, dengan menggelar pertemuan di Kantor Kelurahan Bujel, Selasa malam (21/9).

Kami sebagai tiga pilar memahami apa yang disampikan dari kuasa hukum Khoirudin agar masyarakat yang bertikai bisa diselesaikan malam ini dan situasi di masyarakat bisa kondusif dan kembali guyub rukun “Kami berharap jikalau bisa diterima niatnya untuk menyelesaikan permasalahan ini dan tidak mencari siapa yang salah. Kalau bisa permasalahan ini bisa dibicarakan dengan baik, ” ucapnya.

Momentum mediasi sebelum dimulai, diawali pemaparan Akson Nul Huda, S.H, M.H yang memperkenalkan selaku kuasa hukum dari Khoirudin warga Kelurahan Bujel.

Akson memaparkan bahwa kasus isu yang dimunculkan sangat sensitif, Saya sangat menyayangkan sampai bergulir di ruang publik, Ini merupakan menjadi pembelajaran bagi kita semua di masa yang akan datang, materinya terkait kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik. Akan tetapi, menjadi narasi sedemikian rupa. Ada kerugian besar yaitu pembunuhan karakter dengan kesimpulan dengan amat berat hati kami selaku kuasa hukum Khoirudin memberikan somasi semata-mata kami untuk mencari keadilan.

Dalam forum ini kita mencari solusi yang terbaik. Kami sebagai kuasa hukum Khoirudin menawarkan saling memaafkan dan klien kami meminta kepada 12 warga pengadu untuk mencabut tuduhan tersebut. Setelah itu kita melakukan ishlah.

Akson menegaskan ijinkan kami melakukan upaya yang dibenarkan secara hukum sebagai warga negara yang baik membela hak-hak dan martabatnya.

Usai melakukan proses mediasi bersama kedua belah pihak yang bertikai Akson Nul Huda, S.H, M.H kepada wartawan menjelaskan, pertemuan hari ini sangat menyejukkan humanis adanya komitmen kebersamaan antara pihak yang sebelumnya bertikai yang berselisih paham.Keduanya melakukan islah atau rekonsiliasi dengan tidak memperdebatkan salah dan benar “Tapi komitmen semangatnya adalah mencari solusi yang baik untuk kemanfaatan dan kemaslahatan. Jadi dengan berakhirnya saling memaafkan dan mencabut dari tuduhan tersebut maka kami anggap masalah ini selesai dan tidak perlu dilanjutkan ke proses selanjutnya. Dan damai itu indah, ” tutup Akson sembari tertawa.

Dari permintaan dari pengacara Akson memberikan penawaran untuk meminta maaf kepada Khoirudin dan mencabut tuduhan “Dengan dua penawaran dari pengacara Akson tersebut sudah dilakukan oleh Ketua RW 04 dengan saling bermaaf – maafan sebagai tanda permasalahan sudah selesai dan mencabut tuduhan serta permasalahan selesai tidak berlanjut ke proses selanjutnya, alhamdulillah dari hasil mediasi antara warga pengadu dengan Khoirudin melalui kuasa hukum Akson Nul Huda, dimana kedua belah pihak yang bertikai sudah saling memaafkan dan mencabut tuduhan sehingga berakhir damai. Semua pihak sudah saling memaafkan dan kondisi kembali seperti semula. “

Sementara itu, Sutikno selaku RW 04 Kelurahan Bujel menyampaikan Alhamdulillah dengan pertemuan atau mediasi ini berjalan lancar dan kondusif dengan suasana kekeluargaan “Semoga apa yang terjadi ini menjadi pembelajaran kita bersama dan kedepan di RW 04 khususnya Kelurahan Bujel ini bisa kondusif dan masyarakatnya semakin maju aman dan sejahtera.”

Tuduhan dugaan perselingkuhan antara Koirudin dan PA istri Yasin dicabut dan dinyatakan selesai, sayangnya, dari 12 orang yang disomasi Modin Koirudin, hanya 3 orang saja yang menghadiri undangan mediasi, yaitu Sutikno Ketua RW 04, Aziz Ketua RT 02 dan Busro. Sementara, 7 warga Bujel lainnya tidak hadir.

Kepala Kelurahan Bujel, Mujiyo, menjelaskan, bahwa permasalahan antara Modin Bujel dan pengurus RW dan RT serta warga Bujel, sudah selesai dan sudah ada perdamaian”Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesainya permasalahan ini dengan baik.” (Dlg)