LABUHANBATU, BeritaTKP.com – Lima orang tersangka yang terlibat dalam kasus narkoba di Labuhanbatu, Sumatera Utara ditangkap. Dari kelima pelaku polisi menyita sabu seberat 493 gram dan ganja seberat 25 kg.

Kelimanya merupakan tersangka pada dua kasus. Empat orang tersangka dalam perkara sabu dan seorang lagi merupakan tersangka dalam kasus ganja.

“Empat orang ini merupakan satu jaringan pengedar sabu-sabu di wilayah Labuhanbatu Selatan (Labusel),” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (21/9/2021).

Inisial keempat tersangka adalah SS alias Muneng ,46, W alias Yudi ,34, T alias Toncel ,49, dan OPS alias Patar ,39,. Deni menjelaskan awalnya polisi menangkap Muneng dan Yudi saat sedang menggunakan narkoba di Dusun Cinta Makmur Torgamba, Labusel, pada Jumat (17/9).

Kemudian setelah dikembangkan polisi menangkap dua tersangka lainnya, yaitu Toncel dan Patar. Keduanya merupakan kaki tangan dari Muneng.

Muneng merupakan target operasi polisi. Selama ini dia diketahui merupakan bandar yang kerap berpindah-pindah tempat tinggal.

Beberapa saat terakhir, Muneng menjalankan usahanya di wilayah Torgamba. Sebelumnya, dia diketahui beroperasi di wilayah Kotapinang dan beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Labusel.

“Muneng ini termasuk licin yang telah menjadi target dari operasi kita. Sejak beberapa waktu yang lalu, sejak dari Kotapinang dia sudah kita buru,” kata Deni.

Deni mengatakan Muneng memperoleh narkoba dari Tanjung Balai Asahan, Sumut. Dalam sepekan, Muneng bisa menjual sabu sebanyak 200-300 gram.

Selain sabu, Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap seorang pengedar ganja berinisial S alias Adi ,39,. Adi ditangkap setelah polisi melakukan penyamaran sebagai seorang pembeli ganja padanya.

“Tersangka kita amankan tadi pagi, Selasa (21/9). Berawal dari empat bungkus kecil. Ini yang bisa kita amankan pertama,” kata Deni.

Kemudian polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan 1 kg ganja lainnya. Dari hasil interogasi polisi menemukan 23 kg ganja lainnya.

“Dari Adi kita temukan 24 bal atau 24 kilogram ganja beserta dengan empat bungkus kecil,” kata Deni.

Kepada polisi, tersangka Adi mengaku hanya disuruh untuk menyimpan ganja tersebut. Pemiliknya ialah seseorang yang berinisial G yang berdomisili di Pekan Lama Rantau Utara.

Polisi kemudian menuju ke rumah yang disebut Adi. Namun G sudah melarikan diri terlebih dahulu. Saat digeledah, polisi kembali menemukan 1 kilogram ganja di rumah G.

“Dengan tambahan 1 kilogram dari rumah G, maka total keseluruhan barang bukti yang disita adalah 25 kilogram,” ucap Deni

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu mengatakan tiga tersangka sabu, yakni Muneng, Toncel, dan Patar akan dijerat dengan pasal pengedar.

Yakni pasal 112 Sub 114 UU Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.

“Untuk Yudi sejauh ini keterlibatannya masih hanya sekedar pemakai saja. Dia akan kita persangkakan dengan pasal pemakai,” kata Martualesi.

Sementara itu, Adi akan dijerat dengan Pasal 114 Sub 111 ayat (2) UU Narkotika. “Ancamannya maksimal 20 tahun penjara,” ucapnya.

(RED)