Kalimantan Timur, BeritaTKP.com – Seluruh warga kawasan jalan Wolter Mongonsidi, Gang 2, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat janin. Mayat janin itu ditemukan didalam ember didalam sebuah kamar indekos.

“Iya saya tidak tahu bahwa di indekos milik saya ada penemuan sesosok mayat janin bayi, saya dapat informasi itu malah dari kepolisian,” kata pemilik kos, Arya, Rabu (22/9/2021).

Arya menyebut penghuni kamar kos tersebut berinisial NA, seorang mahasiswi yang aktif di salah satu perguruan tinggi. Arya menyebut NA baru 2 bulan menyewa kamar kos dan tinggal disana.

“Iya baru 2 bulan dia ngekos di sini. Pengakuannya dari Kota Bontang dan masih berkuliah tapi sudah tahap penelitian,” jelasnya.

Arya lantas menjelaskan dirinya jarang berkomunikasi dengan NA tapi kerap melihat NA berada di balkon. Dia terakhir melihat NA tiga hari yang lalu.

“Saya jarang berkomunikasi dengan NA, namun saya sering melihat dia sering bolak-balik nongkrong di balkon indekos sepertinya dia depresi. Saya terakhir melihat NA itu 3 hari yang lalu,” ungkapnya.

Belum diketahui pasti usia janin tersebut. Saat ini, Tim Inafis Polresta Samarinda telah membawa ibu dan janinnya ke Rumah Sakit AW Sjahranie untuk dilakukan visum.

“Kita bawa janin dan ibunya ke RS AW Sjahranie untuk dilakukan visum dan ibunya agar dapat penanganan perawatan medis agar selamat,” kata Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, Tim Inafis mengamankan sebuah ember yang digunakan sebagai wadah menaruh mayat janin.

“Untuk barang bukti yang kita yang amankan sebuah ember yang di dalamnya terdapat janin, beberapa kaleng minuman soda, serta obat-obatan,” tutup Aipda Harry.

Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Iptu Fahrudi menyebut janin itu diduga adalah hasil dari aborsi. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan terkait penemuan mayat janin tersebut, dengan meminta keterangan dari para saksi-saksi.

“Dugaan awal akibat aborsi, untuk kondisi janin diperkirakan sudah 2 hingga 3 hari,” singkatnya.

Fahrudi mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa NA usai mendapat laporan. Fahrudin mengatakan NA yang saat itu masih terlihat sangat lemas, setelah dilakukan pemeriksaan pelaku akhirnya mengakui semua perbuatannya.

“Saat dilakukan pengecekan di sana, ternyata benar perempuan berinisial NA ini usai melakukan aborsi di dalam kamar kosnya yang berada di lantai 2 kamar nomor 202, kemungkinan dia ini hamil di luar nikah,” ujarnya.

(RED)