BLITAR, BeritaTKP.com – Seorang pria bernama Arhab Muhlisi ,31, korban pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Blitar pada Rabu (22/9/2021) kemarin. Muhlisin ditemukan tewas dengan bersimbah darah.

Jenazah korban saat dibawa ke RS.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudo Setyantono menjelaskan, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Proses autopsi dilakukan oleh tim medis dari RS Bhayangkara Kediri.

“Dari hasil autopsi itu, kesimpulan sementara kami, korban tewas karena kematian yang tidak wajar. Sebagai korban pembunuhan,” ungkapnya, Jumat (24/9/2021).

Terdapat beberapa luka tusukan di tubuh korban. Di antaranya di bawah mata kiri dan bagian leher kiri. Arah luka tusukan dari kanan ke kiri dengan kedalaman sampai 12 cm.

“Penyebab kematiannya, karena adanya luka tusukan pada leher bagian kanan yang mengakibatkan putusnya pembuluh darah leher. Karena kedalaman luka 12 cm,” imbuh AKP Ardyan.

Jika dilihat dari luka di beberapa bagian tubuh korban, Ardyan menduga, korban tidak memberikan perlawanan ketika mendapatkan serangan dari pelaku. Korban diserang menggunakan sebuah alat yang tajam. Alat atau benda tajam tersebut dengan lebar maksimal empat cm dan panjang minimal 11 cm.

“Kami memang menemukan ada sebuah gagang pisau yang berlumuran darah di dekat lokasi kejadian. Sampai saat ini ada enam saksi yang telah kami periksa. Dan semua keterangan mereka mengerucut ke satu nama. Terduga pelaku kabur, kami masih memburu pelakunya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Babadan, Kecamatan Wlingi menemukan seorang pria yang terkapar dan bersimbah darah di jalan. Tak lama berselang, pria itu mengembuskan nafas terakhirnya. (RED)