Sumatera Utara, BeritaTKP.com – Enam orang anggota geng motor di Medan, Sumatera Utara (Sumut) ditangkap polisi. Mereka ditangkap lantaran telah menyerang dan merusak kafe milik seorang warga.

“Petugas mengamankan 6 orang anggota geng motor,” kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman, Minggu (26/9/2021).

Budiman mengatakan peristiwa itu terjadi di salah satu kafe milik warga di Kelurahan Sempakata, Medan Selayang, pada Minggu (19/9).

Saat itu, kelompok geng motor Ezto yang bergabung dengan geng motor M2S bertemu dengan geng motor SL di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya ketiga kelompok geng motor tersebut berkelahi hingga akhirnya kelompok geng motor SL terdesak dan sebagian anggotanya melarikan diri masuk ke dalam kafe milik warga.

“Karena lawannya melarikan diri masuk ke dalam kafe tersebut, kelompok geng motor Ezto dan M2S langsung menyerang kafe secara membabi-buta dengan menggunakan batu, balok dan juga senjata tajam hingga mengakibatkan pihak kafe mengalami kerugian materil,” ucap Budiman.

Dua hari kemudian, korban membuat laporan ke Polsek Sunggal. Petugas yang menerima laporan langsung menindaklanjuti dengan melakukan olah TKP. Keesokan harinya petugas menangkap para pelaku perusakan.

“Akhirnya para pelaku diamankan oleh tim gabungan di tempat persembunyiannya masing-masing,” sebut Budiman.

Mereka yang diamankan masing-masing berinisial RE ,19, HM ,18, SP ,17, dan EG ,16, yang merupakan warga asal Medan Tuntungan. Lalu, GN ,19, dan MA ,17, warga asal Medan Baru.

“Dari hasil pemeriksaan, selain melakukan penyerangan, para pelaku juga menerangkan telah melakukan aksi perusakan mobil pada bulan Juni 2021 yang lalu. Kita masih mendalami kemungkinan para tersangka juga terlibat dalam kasus yang lain baik di wilkum Polsek Sunggal maupun di tempat lain,” ujar Budiman.

Budiman menuturkan, dari keenam pelaku, tiga di antaranya tidak dilakukan penahanan. Ketiga pelaku itu masih di bawah umur, tapi tetap dilakukan wajib lapor.

“Tiga dari enam orang tersangka tersebut tidak kami tahan karena masih di bawah umur namun kami lakukan wajib lapor sampai nantinya kami limpahkan ke pihak kejaksaan, sedangkan tiga orang yang lain kami tahan di RTP Polsek Sunggal,” sebut Budiman.

Akibat perbuatannya, mereka bakal dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) subsider Pasal 335 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Budiman mengimbau para orang tua memperhatikan pergaulan anaknya sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. (RED)