Jawa Barat, BeritaTKP.com – Preman yang mencegat dan memalak sopir truk di Garut berhasil diamankan polisi. Prema tersebut ternyata masih berusia 17 tahun.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan preman tersebut berinisial D. “Satu pelaku inisial D. Dia anak yang masih di bawah umur tapi sudah tidak sekolah,” ujar Wirdhanto kepad, Senin (27/9/2021).

Wirdhanto mengatakan D melakukan aksi premanisme dengan mencegat sopir truk atau elf yang melintas dan memintai sejumlah uang kepada para sopir tersebut.

“Pengakuannya kalau elf ditarik Rp 5 ribu. Kalau truk Rp 10 ribu. Selain itu komplotan ini juga melakukan pungli dengan cara menjual paksa air mineral,” katanya.

Selain mengamankan D, polisi juga mengamankan satu tersangka lain inisial S ,25,. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa uang ratusan ribu dan belasan botol air mineral.

“Kami jerat Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” katanya.

“Untuk tersangka anak kami akan berkoordinasi dengan Bapas untuk bagaimana penanganannya,” tutup Wirdhanto.

Seperti yang diketahui sebelumnya, sebuah video beredar luas yang berisi aksi pemalakan yang diduga dilakukan oleh preman terhadap sopir truk di Garut menjadi viral di media sosial. Polisi turun tangan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Dalam video yang berdurasi 15 detik itu, terlihat seorang preman yang diduga melakukan aksi pemalakan. Pada sebuah truk berwarna hijau yang tengah melaju jadi sasaran.

Preman yang terlihat menggunakan jaket hitam itu diduga melakukan aksi pemalakan dengan cara mencegat truk ke tengah jalan. Video tersebut menjadi ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Salah satu akun Instagram yang mengunggahnya adalah akun @garutupdate_.

“Pungli meresahkan. Kiriman video dari netizen. Memperlihatkan aksi pungli di salah satu jalan di Garut,” ujar pemilik akun dalam kolom keterangan unggahan tersebut. (RED)