Sumatera Utara, BeritaTKP.com – Sebuah komentar yang dianggap menghina anggota Brimob yang gugur saat terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Polisi berhasil mengamankan sang pengomentar anggota Brimob tersebut.

“Info sementara yang kita dapat. Pelakunya sudah diamankan oleh Polsek di Pidie Jaya, Aceh, masih kita komunikasikan dengan Kapolres Pidie Jaya,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (28/9/2021).

Hadi mengatakan polisi juga mengamankan seseorang di Kabupaten Deli Serdang, Sumut, yang diduga juga terkait dengan komentar yang menghina Bharatu (Anm) Kurniadi. Namun, kata Hadi, orang yang diamankan itu telah memberikan klarifikasi bahwa bukan dirinya yang menulis komentar viral itu.

“Yang diamankan di Deli Serdang itu bukanlah pelakunya. Sudah memberikan klarifikasi langsung ke penyidik dan Dirbinmas,” ujar Hadi.

“Kemungkinan akunnya di-hack,” sambungnya.

Sebelumnya, komentar yang menghina personel Brimob yang gugur ditembak oleh teroris KKB di Papua, Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio, viral. Selasa (28/9/2021), dalam unggahan itu terlihat foto Bharatu Kurniadi. Foto tersebut disertai tulisan soal Bharatu Kurniadi yang telah gugur saat bertugas.

“Telah gugur, pahlawan muda putra Aceh yang bertugas di Papua,” demikian tulisan dalam unggahan tersebut.

Dalam kolom komentar, terlihat akun dengan inisial HM yang menuliskan sebuah komentar tak senonoh terhadap Bharatu Kurniadi. Akun tersebut menyinggung soal polisi yang masuk dengan cara menyogok.

Dia menulis komentar yang menyoal apakah uang hasil menyogok bisa dinyatakan husnul khatimah (meninggal dalam keadaan baik bagi seorang muslim). Tangkapan layar komentar HM tersebut kemudian menjadi viral di media sosial.

Salah satu akun Instagram kemudian mengunggah tangkapan layar tersebut dan menyertai narasi HM telah menghina seseorang yang sudah meninggal. Pengunggah menyertakan user name salah satu pengguna Instagram.

“Tidak pantas kamu menghina orang yang sudah meninggal, apalagi meninggal di medan saat bertugas, mempertaruhkan nyawa demi bangsa dan negara Indonesia,” tulis pengunggah tangkapan layar itu.

Akun yang disertakan pengunggah screenshot komentar viral itu berisi foto-foto pria bekerja sebagai salah satu satpam di Medan. Akun tersebut juga mengunggah salah satu foto berisi klarifikasi kalau komentar viral itu bukan ditulis oleh dirinya. (RED)