Jawa Tengah, BeritaTKP.com – Anggota gabungan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jateng berhasil menggagalkan penyelundupan 9 ribu benih lobster ke Singapura.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Ahmad Luthfi, mengatakan bahwa benih yang dibawa dari Cilacap tersebut total mencapai 9.320 ekor, yaitu 1.200 ekor lobster jenis mutiara dan 8.120 ekor lobster jenis pasir.

“Total benih lobster yang kita amankan ada sebanyak 9.320 ekor, jenis mutiara dan pasir. Nilai semuanya mencapai Rp2,3 miliar”, ujar Luthfi saat konferensi pers di Kantor Ditpolairud Polda Jateng kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Rabu (29/9).

Upaya pengiriman ini pertama kali terungkap dari informasi masyarakat terkait beberapa nelayan di perairanCilacap yang mencari, mengumpulkan, dan menjual benih lobster ke seorang warga di Cilacap Selatan berinisial YPD.

Tim kemudian mendalami informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan. Mereka kemudian menangkap tersangka YPD saat membawa ribuan benih lobster dengan mobilnya dari Cilacap menuju ke Sukabumi.

“Katanya nanti akan dikirim ke Singapura dan beberapa negara-negara lain, seperti Thailand dan Brunei. Tersangka YPD mengaku hanya sebatas kurir saja, jadi masih terus kita dalami”, ujar Direktur Polisi Air dan Udara Polda Jateng, Kombes Pol Setijo Nugroho.

Atas perbuatannya, tersangka YPD dijerat Undang-Undang Nomor 46 tahun 2009 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara.

Polda Jawa Tengah sendiri telah membentuk Satgas Benih Bening Lobster (BBL) sesuai instruksi Kapolri sebagai upaya melindungi dan menjaga kekayaan alam agar tidak dijual ke luar negeri.

(RED)