Kediri, BeritaTKP – Aparat Kepolisian Sektor Ngadiluwih Resor Kediri Jawa Timur mengamankan seorang laki-laki, inisial S ( 27), yang diduga terlibat aksi pencurian dengan pemberatan 1 buah besi gigi penggilingan gula merah, Sabtu malam, 02 Oktober 2021. Ketika diperiksa polisi, orang tersebut mengalami keterbelakangan mental.

” S yang pada hari Sabtu 2 Oktober 2021 sekitar pukul 12.00 WIB didatangi oleh pelaku utama, bernama Roni. Dari pertemuan keduanya itu kemudian S diajak Roni untuk datang ke Area perkebunan di Desa Bedug,” kata Kepala Polsek Ngadiluwih Ajun Komisaris Polisi Iwan Setyo Budi, Minggu ( 03/10) siang, saat dikonfirmasi.

Kemudian, S sekitar pukul 18.09 WIB dengan mengendarai sepeda pancal jenis Jengky warna biru datang menemui Roni” Setelah S datang menemui Roni, lalu Roni langsung mengajak S ke penggilingan gula merah milik Saiful Abidin”, terangnya.

Di lokasi itu S disuruh oleh Roni membawa besi penggilingan untuk dibawa ke penjual rokok yang ada Desa Cakarsi ” Setelah S datang menemui Roni di lokasi, pihak Roni menyuruhnya membawa besi penggilingan yang telah dipersiapkannya sehari sebelumnya. Roni meletakkan besi penggilingan itu di boncengan sepeda pancal jenis jenky warna biru milik S itu,” ujarnya menjelaskan kronologi ” Jadi besi penggilingan itu oleh pihak pelaku utama, yaitu Roni, yang saat ini belum tertangkap, sudah dipersiapkan sehari sebelumnya,” tambahnya.

Namun, saat berjalan sekitar 50 meter dari tempat kejadian perkara ( TKP ), S sudah keburu diamankan oleh pemilik ( korban ). Lalu korban menghubungi perangkat desa setempat dan kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Setelah diperiksa oleh polisi, ternyata S memiliki riwayat keterbelakangan mental. Kemudian dilakukan langkah mediasi antara pihak Korban dan S di Mapolsek Ngadiluwih yang disaksikan oleh pihak Kepala Desa Banjarejo serta perangkat desa Rembang Kecamatan Ngadiluwih. Dan permasalahan keduanya akhirnya selesai secara kekeluargaan, serta pihak korban tidak akan melakukan tuntutan kepada pihak S di kemudian hari.

Sedangkan pelaku utama yang merupakan warga Dusun Tawangrejo, Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri saat belum tertangkap dan masih buron.(Dlg)