Jawa Tengah, BeritaTKP.com – Pasangan sejoli di Semarang, Jawa Tengah tega membunuh anak kandung mereka yang masih bayi dan membuang jenazah bayi tersebut melalui ventilasi toilet.

“Mereka ini sepasang kekasih sudah menjalin hubungan sekitar dua tahun. Mereka berhubungan badan dan perempuan ini hamil. Pada bulan Agustus 2021 lalu tersangka laki-laki meminta untuk menggugurkan dan mereka berdua sepakat,” kata Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Agus Supriyadi Siswanto, Senin (4/10/2021).

Kedua tersangka yakni perempuan berinisial Y ,22, dan pria AA ,22,. Keduanya juga diketahui sudah tinggal bersama dalam sebuah kontrakan di daerah Sampangan.

Agus menjelaskan tersangka AA belajar cara untuk menggugurkan kandungan pacarnya dari internet. Tak hanya itu, dia juga membeli obat penggugur kandungan.

Namun kandungan Y terus jalan hingga  2 Oktober 2021 lalu menginjak usia sekitar 8 bulan. Saat itu tersangka Y mengalami sakit perut dan bermaksud memeriksakan kandungan ke dokter di daerah Kalipancur.

“Tersangka hendak mengecek kandungan. Tapi kemudian dia mampir ke salah satu rumah warga untuk menumpang kamar mandi,” ujarnya.

Saat berada dalam kamar mandi itu, ternyata tersangka Y mendadak melahirkan. Proses kelahiran bayi Y disebut terhitung sangat cepat dan dilakukan sendiri.

Bayi perempuan yang masih sempat hidup itu kemudian dibunuh oleh tersangka.

“Kondisi dari hasil autopsi saat lahir hidup, ada memar di wajah dan resapan darah di leher. Dari keterangan tersangka, leher bayi tersebut dijerat dengan kain. Ada beberapa luka di kepala karena dibuang melalui ventilasi toilet,” ujarnya.

Jasad bayi itu kemudian ditemukan di belakang rumah warga tersebut dan dilaporkan ke polisi pada sore hari di hari yang sama. Polisi kemudian mengamankan Y dan AA .

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 342 KUHP tentang tindak pidana seorang ibu yang dengan sengaja yang menghilangkan nyawa anaknya.

“Ancaman hukuman 9 tahun,” katanya. (RED)