Sumatera Selatan, BeritaTKP.com – Seorang ABG berinisial AR ,16, ditangkap oleh polisi saat ingin menjual senjata api rakitan beserta dengan amunisinya.

“Tersangka ini adalah seorang atlet Perbakin,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan, di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (4/10/2021).

Christoper mengatakan AR ditangkap saat hendak menjual senjata api rakitan jenis revolver laras pendek dan tiga butir amunisi didalam. AR disebut mengaku diberi upah untuk menjualkan senpi itu.

“Jadi dia ini diminta untuk membawa senpi rakitan tersebut ke Kayuagung, jika senpira (senjata api rakitan) itu sudah terjual dan tersangka pulang ke Palembang, dia akan diberi upah oleh si penyuruh,” katanya.

Penangkapan berawal dari informasi ada seseorang yang membawa senjata api diduga akan melakukan tindak kejahatan. Polisi kemudian menghentikan AR di Gerbang Tol Keramasan, Tol Palembang-Kayuagung, pada Kamis (30/9) malam.

“Kita periksa dan kita geledah dan didapati tersangka ini menyimpan senpira di pinggang bagian belakang. Saat itu dia mengaku hanya menemani temannya untuk menjual senpira tersebut ke Kayuagung, OKI,” katanya.

AR kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 UU darurat No 12 Tahun 1951.

Ibu AR, IN ,35, mengatakan anaknya hanya pamit untuk pergi menemani orang dan akan dibayar. Namun, dia tidak tahu barang yang dibawa oleh anaknya.

“Katanya lumayan Bu uangnya buat beli HP baru. Tapi, saya tidak tahu kalau kejadiannya seperti ini harus ditangkap polisi. Saya bersyukur dia sudah bisa menghasilkan uang, namun saya tidak menyangka kalau harus kejadian seperti ini,” ujar IN.

(RED)