Kediri, BeritaTKP – Bupati Kediri H. Hanindhito Himawan Pramana, S.H akhirnya turun langsung sendiri mengecek ke lokasi pada Selasa (5/10/2021) setelah mendengar adanya julukan jalan rusak dengan nama. “Jalan Goyang” disepanjang Gambang Karangrejo Ngasem Kediri tepatnya didepan mekar swalayan.

Menurut Mas Bup panggilan akrab Bupati Kediri H. Hanindhito Himawan Pramana, S.H “Tadi saya diskusi dengan Kepala Dinas PUPR, salah satu persoalan jalan ini sering dilalui oleh beberapa truk dengan tonase cukup besar, setiap musim penghujan ruas jalan tersebut mengalami banjir kalau tidak cepat ditangani dan ditindak lanjuti akan membahayakan pengguna jalan yang melintas, secepatnya karena sebentar lagi sudah memasuki musim penghujan,”

Rencananya kedepan Pemkab akan berkomunikasi dengan pihak Gudang Garam perihal perbaikan jalan Mataram yang berada di sekitar pabrik rokok tersebut ”Tidak menutup kemungkinan, nanti Pemkab akan berkomunikasi dengan Gudang Garam,” terang Mas Bup.

Respon cepat dari Mas Bup di “Jalan Goyang” yang langsung mengecek sendiri kelokasi ini mendapat perhatian dari Ketua DPD Pekat IB Kediri, Roy Kurnia Irawan,“Ini baru Bupati yang mantap, peka pada keluhan dan laporan dari masyarakat, para bawahannya harusnya bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh Mas Bup karena pejabat itu prisipnya adalah pelayan masyarakat bukan minta dilayani oleh masyarakat,” ucapnya, Rabu (6/10/2021) sore.

“Bupati seyogyanya bisa merubah mindset para staf dan bawahannya, kalau ada masukan, laporan dan keluhan dari masyarakat harus siap menerima jangan malah alergi sama masukan dan laporan masyarakat, “terangnya.

Lanjut pria yang akrap di sapa Bang Roy menambahkan, mungkin kalau tidak ada pemberitaan dari teman-teman media berkali-kali Jalan Mataram tersebut tidak akan mendapat perhatian khusus dari Mas Bup dan sebutan “Jalan Goyang” akan terus melekat di daerah tersebut.

Saat ditanya terkait pemblokiran nomer awak media saat minta konfirmasi kepada Plt, Kepala PUPR Kabupaten Kediri dan stafnya terkait hal tersebut Bang Roy sangat menyayangkan “Saya prihatin, mengapa sebagai pejabat publik dimintai konfirmasi oleh temen-temen media kok malah diblokir…??!!! Seharusnya berterima kasih pada para media karena temen media itu sebagai fungsi kontrol sosial masyarakat, sehingga kalau ada permasalahan di masyarakat para pejabat yang berkepentingan akan terbantukan dan segera memfollow up segera,” ucapnya.

“Jangan sampai ada perasaan alergi kalau ada teman media datang dan melakukan konfirmasi mengenai kondisi dimasyarakat karena para pejabat itu dibayar oleh rakyat untuk melaksanakan tugas sesuai tupoksinya masing-masing. Pejabat itu pelayan masyarakat bukan malah minta dilayani oleh masyarakat, “pungkasnya.

Bupati milenial yang akrab disapa Mas Bup ini pernah menyebutkan bahwa, perbaikan infrastruktur jalan adalah komitmen pemerintah. Respon dan penanganan serta solusi dari banyaknya aduan-aduan dari masyarakat secara langsung mengirimkan pesan maupun komentar di sosial media perlu ditanggapi.

Namun masih adanya bawahan yang tidak respon menanggapi arah dan sistim yang ada malah kalau bisa anti informasi.(Dlg)