Sumut, BeritaTKP – Tim Polda Sumut Menangkap 14 Orang Dan Termasuk 11 Oknum Anggota Polisi Yang di Ketahui Menjual belasan Kilogram Jenis Sabu-sabu Hasil Tangkapan Mereka .

Terbongkarnya Kasus Yang Melibatkan 11 Oknum Anggota Polisi Tersebut Bermula Pada 19 Mei 2021 lalu , Saat itu Anggota Polres Tanjung Balai bernama Khairudin Bersama dua Petugas Polairud bersama Syahril Napitupulu dan Tersangka Alzuma Delacopa Mengamankan Satu Kapal Kayu di Sungai Lunang , Kecamatan Kepayang .

Pada Saat Penangkapan itu dua Pelaku yang diduga sebagai Kurir berhasil melarikan diri , saat diperiksa , di dalam kapal terdapat 76 bungkus narkoba jenis sabu-sabu , Satu Bungkus Seberat 1 kg .

Dari hasil pemeriksaan 76 kg sabu itu terdiri dari bungkusan warna hijau merek Qing Shan dan bungkus warna Kuning merek Guanyinwang .

Khairudin Kemudian Melaporkan Kepada Togap Sianturi Selaku Kasat Polairud , Togap Langsung Memerintahkan Tersangka Juanda , Hendra , John Erwin Untuk Berangkat Menuju Lokasi , Barang Bukti Sabu Kemudian dibawa ke Kantor Polair Tanjung Balai .

Namun dalam Perjalanan Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Balai bernama Tuharno Memindahkan 13 bungkus Sabu ke dalam satu buah Goni dan di Simpan di Lemari Penyimpanan Minyak Kapal , Jadi dari 76 Kg Sabu yang di Temukan Hanya Di Laporkan 57 Kg , Kepada Kasat Polair Tanjung Balai .

Setelah itu Tersangka Tuharno bersama Khairudin dan Syahril Napitupulu Sepakat untuk Menyisihkan 6 Kg Sabu yang ada di Kapal Tersebut untuk dijual oleh Mereka , Sabu Tersebut Kemudian dijual Ke Tersangka Tele ( DPO ) Dengan Harga Rp.259 Jt Dan Dibayarkan Ke Waryono .

Kemudian 5 Kg Sabu Lainnya dijual Wardoyo Ke Boyot Dengan Harga Rp.1 Miliar , Sisanya dijual Kepada Tersangka Sawaludin , Adi Iswanto , Iswanto Tanjung , Masing-masing 1 Kg Dengan Harga Rp.550 jt.

Berikut ke 11 Oknum Anggota Polisi Yang diancam Hukuman Mati Tersebut Yakni :Brigadir TU , Brika SN ,Brigadir LA ,Brigadir ART , Bripka KH ,Bripka JSL ,Brigadir RA ,Bripka AS , Beserta Kawannya.

Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Tanjung Balai Sumut Memberikan Ancaman Dengan Ancaman Paling Berat hukuman mati Salah Satu Anggota Polisi Yang bertugas di Tanjung Balai dan Paling Ringan Penjara Selama 20 tahun , Kata Dedi Seragi , Kasi Intelijen Kejari Tanjung Balai .

Menurut Keterangan Nya , 11 Oknum Anggota Polisi dan 3 Orang Sipil ini di Sangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) , Subsider Pasal 112 ayat (2) , Jo Pasal 132 ayat (1) , UU RI No.35 tahun 2009 , Tentang Narkotika

Saat ini , Mereka Sudah Berada di Sel Tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 11 Pulo Simarda Kota Tanjung Balai , Yang Selanjutnya Nanti Menunggu Jadwal Persidangan .(Dlg)