Jawa Barat, BeritaTKP.com – Pelaku penusukan seorang pelajar SMAN 7 Bogor yaitu RA ,18, berhasil ditangkap. RM ,17, tewas setelah disabet celurit ole RA ,18,.

Aksi RA terebut dipicu karena dendam pada korban yang telah memukulinya. Polisi menyita barang bukti berupa celurit yang digunakan oleh RA untuk menghabisi nyawa RM. Senjata tajam itu ditemukan polisi di dalam kamar RA. Celurit tersebut disembunyikannya di dalam tas tersangka.

Kepada polisi, RA mengaku ia sempat beberapa kali mengayunkan celuritnya ke arah tubuh RM. Korban mengalami luka parah pada bagian dada.

“Saya turun dari motor dan menyerang,” kata RA saat ditanya oleh Kapolres Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro, Jumat (8/10) malam.

Aksi RA itu berlangsung di Jalan Palupuh, Kota Bogor, pada Rabu (6/10) malam, sekitar pukul 21.00 wib. Lokasinya tak jauh dari SMAN 7 atau tempat korban bersekolah.

Malam itu, RM yang tengah nongkrong bersama dengan seorang rekannya, didatangi oleh tersangka RA dan lima orang lainnya. RA, yang sudah menjadikan RM sebagai target, langsung menganiayanya. Sementara rekan RM dibiarkan untuk lari menyelamatkan diri ke warung sekitar lokasi kejadian.

Saat kejadian, hanya RA yang melakukan penganiayaan. Sementara rekan-rekan RA hanya melihat dan menunggu di atas motor.

Dari enam orang yang datang ke lokasi, polisi kemudian menetapkan orang dua tersangka. RA sebagai pelaku utama, dan rekannya, ML ,17, disimpulkan oleh polisi turut membantu RA. Empat lainnya dibebaskan karena dianggap tidak mengetahui tujuan RA datang ke lokasi tersebut. (RED)