Kediri, BeritaTKP – Senin (11/10/2021) Puluhan warga Desa Petungroto Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri mendatangi kantor DPRD Kabupaten Kediri melakukan aksi damai Jalan Seokarno Hatta, Ngasem Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dengan mengendarai 6 truk dan satu truk berisi sound system.

Mereka melakukan orasi sambil membentangkan poster dan beberapa perwakilan aksi damai berhasil ditemui Ketua Komisi I Murdi Hantoro dari Fraksi PDI-P dan jajaran di ruang Komisi I.

Usai melakukan audensi dengan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kediri. Choirul Anam (Koordinator Bima Sakti) juga sebagai pendamping warga Desa Perungroto menyampaikan, sebelumnya warga Desa Petungroto mendatangi kantor Perhutani untuk meminta stempel.

Dilanjutkan mendatangi kantor DPRD Kab Kediri. Hasil dari audensi dengan Ketua Komisi I, dikarenakan sumber pendapatan warga Desa Petungroto dari hasil hutan. Alhamdulillah dari teman-teman dewan Komisi I berkenan mendukung dan ikut mengawal semua tuntutan dari warga Desa Petungroto. “Kondisi masyarakat Desa Petungroto bahwa faktanya masyarakat desa yang terpencil dan ekonominya l sangat memprihatinkan, ” keluh Choirul.

Sempat diceritakan Choirul bahwa warga Desa Petungroto pada saat Pilbup Kediri kemarin suaranya hampir 99, 6 persen telah memenangkan Bupati Terpilih Mas Dhito-Mbak Dewi. “Alhamdulillah dari Ketua Komisi I berkenan menyampaikan tuntutan dari warga kepada Bupati Kediri. Dan kami berharap segera direalisasikan sehingga warga Desa Petungroto bisa hidup tenang, ” tutup Choirul.

Hal yang sama diungkapkan Arif Fatikunnada selaku Kordinator Aksi mengatakan, kondisi masyarakat Desa Petungroto tidak bisa bekerja di lahan perhutani, karena ada oknum perhutani yang selalu mengintimidasi masyarakat setempat. Bentuk intimidasi seperti mengancam, menghardik dan mengusir.”Warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan tidak bisa beraktifitas di perhutani.Kami sangat bahagia dan senang diterima dengan baik oleh teman-teman dewan dan mau memperjuangkan tuntutan warga, ” ucap Arif.

Dicontohkan Arif bahwa ada yang namanya Slamet (81) yang tinggal selama 10 tahun di hutan yang hidup sendiri. “Dugaanya oknum mantri perhutani mengusir kakek tersebut. Pihak mantri perhutani mengaku bahwa hutan ini miliknya, ” tutup Arif.

Sementara itu, Murdi Hantoro selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, hasil pertemuan dari perwakilan aksi damai warga Desa Petungroto ada 10 tuntutan. Salah satunya tadi disebut minta mobil siaga. Kalau mobil siaga itu sudah programnya Mas Dhito dan insya allah dalam waktu dekat ini sudah bisa direalisasi.

Kalau tuntutan yang lain itu saya kira itu juga sangat rasional. Seperti, minta bantuan bibit tanaman. Kalau masalah bantuan bibit tanaman bahkan dari partai sendiri sudah sering melakukan penghijauan.

Nanti kalau warga Desa Petungroto butuh bibit tanaman. Kalau bisa disebutkan jenis-jenis bibit tanaman nanti akan kita prioritaskan.

Menurutnya dari 10 tuntutan warga itu nanti akan kita perjuangkan akan kita bahas di rapat anggaran. Jadi kebetulan kita mau mengadakan rapat anggaran. Tadi sudah saya sampaikan kepada pendamping semua pembicaraan ini harus ditulis.

“Selanjutnya, semua usulan dari warga Desa Petungroto akan disampaikan ke pimpinan dan semua Fraksi nanti juga diberi tembusan untuk mengingatkan supaya tidak lupa ketika rapat anggaran ini harus diperjuangkan. Ini rekomendasi dari Komisi I seperti itu, ” ucapnya.

Lanjut Murdi Hantoro bahwa kalau mendengar cerita dari perwakilan warga Desa Petungroto bahwa saat ini kondisi ekonomi warganya sangat menyedihkan dan memprihatinkan.

“Paling tidak nanti ada kebijakan dari pemerintah daerah untuk memberikan solusi dengan menciptakan lapangan kerja dan ada solusi untuk meningkatkan perekonomian warga setempat, “katanya.

Saya yakin kalau Mas Bup mendengarkan cerita ini ia tidak akan tutup mata. Mas Bup kelihatannya kalau ada aduan atau aspirasi yang sekiranya rasional dan bisa dilakukan saya yakin itu pasti dilakukan.

Jadi kami nanti juga akan berupaya semaksimal mungkin di rapat anggaran untuk memperjuangkan tuntutan-tuntutan itu”Dan, kami nanti juga akan berkoordinasi dengan Mas Bup untuk mencarikan solusi yang terbaik bagi warga Desa Petungroto untuk meningkatkan perekonomian warga ada sekitar 5.000 wara yang tinggal di wilayah pegunungan.” (Dlg)