Tamara Bleszynski beserta kuasa hukum saat di Bareskrim.

Jakarta, BeritaTKP.com – Artis cantik Tamara Bleszynki beserta dengan kuasa hukumnya mendatangi kantor Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (12/10). Tamara hendak melaporkan kasus penipuan dan penggelapan yang merugikan hingga miliaran rupiah.

Tetapi laporanya ditolak oleh pihak kepolisian. Alasan yang diberikan pihak kepolisian adalah, masih terdapat kekurangan pada dokumen yang dibawa oleh Tamara.

“Laporan belum diterima ada dokumen yang masih harus penuhi. Mudah-mudahan Tamara bisa mendapat keadilan,” kata kuasa hukumnya Tamara, T. Djohansyah, saat di Gedung Bareskrim.

Namun, Djohansyah belum bisa menjelaskan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dialami oleh Tamara. Karena, ia tidak mau mendahului pelaporan yang belum diterima polisi. Menurut dia, kliennya ditipu terkait dengan masalah bisnis.

“Belum bisa kita jelaskan bagaimana kronologinya, karena ini mendahului laporan kita. Kita belum sampai membuat laporan, jadi mohon teman-teman membantu kita bisa bersama-sama membuat laporan dulu. Masih harus kita penuhi lagi beberapa,” ujarnya.

Sementara, Tamara mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah berdoa untuknya. Tentu, ia akan terus menunggu keadilan agar kasus ini bisa cepat diselesaikan. Namun, Tamara tidak bisa banyak bicara terkait apa yang menimpanya saat ini.

“Saya tidak dapat banyak bicara. Saya bisa mendapatkan keadilan, saya belum bisa bicara banyak karena saya tidak bisa mendahului. Saya hanya mohon doanya mudah-mudahan ada keadilan bagi saya dan juga orang-orang lain yang terlibat di dalamnya,” kata Tamara. (RED)