Surabaya, BeritaTKP.com – Segala cara dihalalkan oleh FR warga daerah Simokalangan Surabaya untuk bisa mendapatkan penghasilan.

Pria berusia 24 tahun itu nekat menjual narkotika jenis sabu ke teman-teman terdekatnya untuk bisa mendapatkan sejumlah uang. Kegiatan jual beli obat terlarang itu ditekuni oleh FR sejak awal bulan September yang lalu. FR mengaku bahwa ia mendapatkan puluhan gram narkotika jenis sabu itu dari seorang pria yang biasa dipanggil dengan sebutan Mbah.

FR juga mengatakan bahwa ia membeli paket sabu itu dengan uang hasil pinjaman. Untuk harga empat gram sabu setara dengan uang sejumlah empat juta rupiah, hal itu diucapkan FR kepada tim penyelidik.

“Tersangka kemudian memecah sabu itu menjadi paket kecil. Lalu ia menjual kembali dengan keuntungan Rp 50 ribu per paketnya,” ucap Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri, pada Rabu (13/10/2021).

Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian serta melakukan aksi undercover buy, FR berhasil ditangkap pada Kamis (7/10) malam hari. Pihak kepolisian berhasil meringkus tersangka yang pada saat itu kedapatan hendak mengantar paket sabu ke pembeli. Dalam seminggu, ia dapat menjual sebanyak empat hingga delapan gram sabu.

“Kami kemudian menuju ke rumahnya dan disana cukup banyak kami temukan barang bukti narkotika jenis sabu,” imbuhnya.

Di antara barang bukti yang ditemukan polisi antara lain yaitu delapan bungkus sabu dengan berat total sekitar 7,08 gram, sebuah ponsel, dan kartu ATM yang digunakan untuk melakukan transaksi via transfer bank.

Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan upaya pengembangan terhadap penyuplai sabu milik FR dengan buronan yang kerab dipanggil dengan sebutan Mbah.

Kini tersangka mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya dengan jeratan pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (k/red)