Bandung, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial A ,28, warga asal Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat yang melakukan penusukan pada 3 warga akan di cek kejiwaannya di Rumah Sakit Jiwa (RJS) Cisarua.

A menusuk 3 orang warga di lingkungan tempat tinggalnya. Ia mengamuk sambil menghujamkan senjata tajam pada tiga orang warga disana, hingga salah satu di antara tiga korban tewas dan dua lainnya mengalami kritis pada Senin (11/10/2021) petang.

Hal itu ditempuh pihak kepolisian lantaran A sendiri memiliki gangguan kejiwaan berdasarkan penuturan dari pihak keluarga. Saat ini A sendiri masih mendapatkan penanganan medis juga karena kakinya ditembus timah panas oleh petugas.

“Sementara akan kita lakukan observasi dalam pengawasan di rumah sakit gangguan kejiwaan yang ada di Cisarua,” ungkap Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan , Rabu (13/10/2021).

Imron mengatakan upaya observasi terhadap kejiwaan A itu dilakukan untuk menentukan proses hukum selanjutnya bagi yang bersangkutan karena orang yang mengalami gangguan jiwa tidak bisa dihukum.

“Untuk proses hukum selanjutnya kita masih menunggu hasil dari observasi dan pengobatan yang dilaksanakan di rumah sakit tersebut,” kata Imron.

Insiden penusukan tersebut berawal saat A hendak dibawa oleh keluarganya yang meminta bantuan pada pengurus RW untuk pengobatan spiritual ke salah satu pesantren yang terletak di daerah Kabupaten Subang.

“Saat mau berangkat pelaku itu memberontak dan tidak mau diajak untuk berobat. Akhirnya dia membawa senjata tajam, kemudian ditusukkan kepada tiga orang tetangga dan keluarganya,” tutur Imron.

Penusukan yang dilakukan oleh pelaku berinisial A ,28, itu menyebabkan korban Ajeng Ruhiat ,56, meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya, yakni Ujang Sumarna ,43, dan Ian ,40, mengalami luka parah hingga harus mendapat perawatan medis di rumah sakit. (RED)