DIY, BeritaTKP.com – AK ,30, seorang pria harus ditangkap polisi lantaran telah melakukan penipuan pada seorang wanita asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah. AK bermodus dengan kata-kata manis akan menikahi wanita tersebut.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto menjelaskan, bahwa kejadian itu bermula saat korban yang merupakan seorang wanita berusia ,38, warga asal Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul berkenalan dengan seorang pria berinisial AK yang menggunakan akun Facebook Gery M pada September tahun 2020 lalu. Alhasil, keduanya saling bertukar nomor telepon dan berkomunikasi lebih deket melalui aplikasi WhatsApp (WA).

“Hingga pada bulan Desember 2020 keduanya sepakat untuk bertemu di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta. Setelah bertemu, intensitas hubungan keduanya jadi semakin dekat,” ucap Suryanto, Kamis (14/10/2021).

Selanjutnya, mulai bulan Januari hingga bulan Agustus 2021 lalu, AK yang merupakan warga asal Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Lampung sering meminta uang kepada korban dengan alasan untuk menjadi modal usaha. Karena AK berjanji akan menikahinya, maka korban pun menuruti semua kemauan AK.

“Apalagi pelaku ini berjanji akan menikahi korban,” ujarnya.

Kejanggalan pun muncul saat korban meminta tolong kepada AK untuk membelikan motor. AK pun menyanggupinya dan meminta korban untuk mentransfer uang yang akan digunakan untuk membeli motor senilai Rp 14 juta.

“Karena sudah terlanjur percaya, korban kemudian memberikan uang sebesar Rp 14 juta kepada pelaku,” katanya.

Namun, motor yang dijanjikan AK tak kunjung datang ke tangan korban. Merasa dirugikan, korban lantas membawa AK ke Polres Gunungkidul untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Janji pelaku untuk menikahi korban juga tidak ditepati, korban yang merasa sudah tertipu akhirnya membawa dan menyerahkan pelaku ke Polres Gunungkidul,” ujarnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa kertas bukti transaksi transfer, buku rekening, ATM dan dua unit ponsel. Terkait kerugian korban, Suryanto menyebut mencapai hingga puluhan juta rupiah.

“Korban mengalami kerugian total sebanyak Rp 75 juta,” katanya.

Atas perbuatannya, AK disangkakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. AK pun terancam mendekam di balik jeruji besi untuk kurun waktu yang tidak sebentar.

(RED)