Sosok debt collector yang diamankan saat penggerebekan kantor pinjol di Sleman.

Jawa Barat, BeritaTKP.com – Polda Jawa Barat kini sedang mendalami peran dari ke 89 orang yang berhasil diamankan saat penggerebekan kantor pinjol di Sleman. Polisi juga turut mencari siapa pemilik perusahaan pinjol ilegal tersebut.

“Ya jadi dari 89 ini kita nggak tau siapa ownernya apakah ada di situ juga atau bagaimana. Ini masih kita dalami dulu,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar AKBP Roland Ronaldy di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (15/10/2021).

Roland juga mengatakan puluhan orang pegawai tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah menginterogasi masing-masing pegawai yang diamankan.

“Kita interogasi dulu. Nanti kita tahu nih masing-masing peran dari puluhan pegawai tersebut seperti apa,” tutur Roland.

Dari pengungkapan tersebut, total ada 89 orang yang diamankan. Dari 89 orang tersebut, dua di antaranya diketahui menjabat sebagai HRD di perusahaan tersebut.

“HRD sudah kita amankan ada dua orang yang lainnya itu sementara itu sebagai kelompok mereka lah cuma kita belum tau peran mereka statusnya apa, masih kita dalami,” katanya.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat beserta dengan Polda DIY menggerebek sebuah ruko 3 lantai yang terletak di Jalan Prof Herman Yohanes, Samirono, Caturmunggal, Kecamatan Depok, Kota Yogyakarta, DIY  yang merupakan perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal pada Kamis (14/10/2021). Sebanyak 83 orang debt collector diringkus petugas dan dibawa ke Jawa Barat. (RED)