Blitar, BeritaTKP.com – Polres Blitar berhasil mengamankan seorang pria berinisial MA yang bertempat tinggal di Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Pria tersebut diduga dikenakan kasus atas penggelapan dua unit motor milik orang lain. Ia beralasan bahwa motor milik temannya seorang warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum itu terkena tilang polisi, padahal yang sebenarnya motornya telah ia jual.

Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono mengatakan bahwa pria berusia 34 tahun itu telah diamankan bersama dua motornya. MA mengakui perbuatannya. Ia beralasan akan pergi keluar kota, kemudian ia meminjam motor korban. Karena sudah berteman cukup lama, korban tidak merasa curiga. Korban membiarkan motor bernopol AG 6234 MI nya itu untuk dibawa pelaku. “Motor dibawa pelaku selama tiga hari,” terang Udiyono.

Setelah tiga hari tidak terlihat, pelaku tiba-tiba muncul di kediaman rumah korban. Pada saat itu MA tidak mengendarai motor yang ia pinjam. Dengan wajah memelas, ia bercerita bahwa dalam perjalanan ia terkena tilang polisi karena surat kendaraannya tidak lengkap, sehingga motornya ikut tersita. Korbanpun mempercayainya. Saat pelaku mengatakan kembali untuk meminjam motor dengan alasan untuk mengurusi motor yang disita, korban memperbolehkannya.

Pelaku membawa motor berjenis Honda CB 150 R, motor milik korban yang lain. “Selama dua hari pelaku tidak ada kabarnya,” kata Udiyono. Pelaku MA tidak bisa dihubungi. Korban juga sudah mencoba menghubungi berulangkali, namun tidak ada jawaban. Karena sudah merasa cemas, akhirnya korban melapor ke pihak kepolisian.

Polisi kepolisian langsung bergegas cepat menangani kasus. Hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap sekaligus mengamankan dua unit motor sebagai barang bukti. Untuk saat ini, petugas masih mengembangkan proses penyelidikan.

“Dalam kasus ini pelaku dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” imbuh Udiyono.

(k/red)