Sidoarjo, BeritaTKP.com – Kasus penyelundupan narkoba dengan modus baru kembali lagi terjadi di daerah Porong, Jawa Timur. Modus pelaku kali ini ialah menyelundupkan empat paket narkotika berbagai macam jenis didalam speaker yang masih aktif. Beruntungnya, petugas lapas porong berhasil menggagalkannya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menjelaskan bahwa speaker aktif tersebut dikirim ke lapas porong melalui jasa ekspedisi. Paket itu ditujukan untuk nama yang tidak dikenal. Saat ditelusuri, tidak ada nama pegawai maupun napi yang sama dengan nama tersebut.

Paket tersebut akhirnya diterima oleh seorang napi berinisial DD. Napi kasus pencurian itu langsung ditegur oleh Kasi Keamanan dan Ketertiban Nurcahyo Wicaksono. Pria bernama Cahyo itu lalu menanyakan peruntukannya. Kemudian DD menjawab bahwa paket tersebut ialah untuk napi berinisial RZ yang ditempatkan pada Blok C.

“Sesuai SOP yang berlaku, barang tersebut tidak diperbolehkan masuk, sehingga petugas harus melakukan penggeledahan barang tersebut,” kata Krismono.

Awalnya tidak ada keanehan dalam speaker tersebut. Kardusnya pun masih terlihat seperti baru. Namun pada saat petugas mengeluarkan barang satu persatu, petugas mencurigai bagian subwoofer.

“Petugas mencurigai subwofer yang lebih berat dari biasanya,” lanjut Krismono.

Petugas kemudian membuka bagian subwoofer tersebut menggunakan obeng, dan benar saja setelah terbuka, terdapat empat bungkusan dengan bentuk berbeda. Empat bungkusan itu dibungkus lagi dengan kertas putih serta lakban coklat.

“Barang diduga narkoba itu ditempelkan di dinding dalam subwoofer menggunakan perekat dua sisi,” terang Kalapas Porong Gun Gun Gunawan.

Setelah dibuka didapati sebuah paket panjang dengan 15 Cm pipih diduga itu adalah psikotropika jenis happy five. Satu paket terbesar berisi pil koplo. Dan dua paket lainnya masing-masing sekitar 10 Cm persegi dan 5 Cm persegi berisi serbuk putih diduga sabu-sabu.

“Keempat paket tersebut langsung diserahkan kepada pihak kepolisian,” kata Gun Gun.

Terkait berat dan jumlah barang bukti tersebut, Gun Gun mengatakan bahwa barang telah diserahkan kepada pihak Polsek Porong.

(k/red)