Tuban, BeritaTKP.com Kasus perjudian online sepertinya sudah banyak dilakukan oleh orang-orang sekitar. Hal itu membuat anggota Polres Tuban melakukan upaya pemberantasan terhadap permainan haram itu.

Polres Tuban berhasil menggerebek salah satu tempat perjudian di sekitar hutan jati Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban

Dalam penggerebekan itu berhasil diamankan 2 orang terduga jadi bandar judi yaitu berinisial R dan K. Mereka berasal dari Dusun Jarum Desa Prunggahan Kulon.

Petugas gabungan Polres Tuban juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 lembar blabaran, 1 buah lepek, 3 buah mata dadu, dan uang tunai sebesar Rp710.000.

Kapolres Tuban AKBP Farman, S.IK menjelaskan bahwa penggerebekan itu dimulai dengan adanya laporan dari masyarakat jika disekitar jati Desa Jadi sering digelar pesta judi dadu. Laporan masyarakat tersebut, Polres Tuban kemudian langsung melakukan penyelidikan dan ternyata memang benar adanya.

“Begitu melihat digelar judi dadu petugas langsung menggerebek R dan K lengkap BB judi berhasil diamankan. Ada 5 orang lain yang berhasil melarikan diri,” ungkapnya.

Saat diinterogasi, kedua mengakui perbuatannya serta judi dadu sudah mereka lakoni sejak dua bulan yang lalu.

“Perbuatan keduanya dijerat oleh pasal 303 KUHP tentang perjudian,” imbuhnya.

Kini Kapolres Tuban meningkatkan operasi akan praktik judi, karena berharap penyakit masyarakat ini tidak ada lagi ditengah masyarakat.

“Operasi ditingkatkan khusus untuk memberantas praktik judi terus dilakukan hingga Tuban benar-benar bersih dari hal itu,” ucapnya.

(k/red)