Surabaya, BeritaTKP.com – Tim Anti Bandit (TAB) Polsek wonocolo berhasil mengamankan seorang pria pemalsu dokumen buku nikah dan ijazah. Pria bernama Umar Hadi ,66, warga yang tinggal di Jalan Raya Rungkut Kidul itu terpaksa harus menetap di sel penjara karena perbuatannya sendiri.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke HF. Betaubun mengatakan bahwa tersangka diamankan setelah adanya laporan dari masyarakat tentang jual beli dokumen palsu. Kapolsek langsung memerintahkan anggota untuk segera memproses hingga melakukan penangkapan.

“Kami terima laporan dan kami langsung mendalami. Dari proses tersebut lalu kami tangkap di daerah di Siwalankerto sekitar jam 10 malam saat hendak mengantarkan pesanan,” ujarnya pada Selasa (19/10/2021)

Ia menjelaskan bahwa pelaku bekerja sendirian tanpa melibatkan orang lain. Tersangka melakukan pembuatan dokumen dan memasarkan sendiri hingga pada proses pengantaran. “Setelah kami tangkap kami gelandang ke kamar kosnya dan menemukan beberapa ijazah dan surat nikah palsu,” imbuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo menjelaskan bahwa tersangka menjual ijazah palsu tersebut dengan harga kisaran 2.5 juta dan buku nikah seharga 1 juta. Selain itu, tersangka ternyata juga pernah ditahan dengan kasus yang sama di tahun 2008. “Tersangka residivis dengan kasus yang sama, sebulan tak menentu pendapatannya bisa hingga 3 kali kadang tidak dapat sama sekali,” ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 Jo pasal 266 ayat 1 KUHP dengan mendapat hukuman maksimal penjara tujuh tahun kurungan. (k/red)