Bali, BeritaTKP.com – Pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang menyebut adanya dana bansos senilai Rp 450 miliar yang belum cair di Bali diduga hanya salah ucap belaka.

Sepertinya maksud beliau adalah Rp 45 miliar. Ini dari perhitungan bahwa jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat-red) yang belum tersalur sebanyak 75.000 dan dikalikan per KPM sebesar Rp 200 ribu per bulan selama 3 bulan,” kata Direktur Fakir Miskin Wilayah II Kementerian Sosial Wayan Wirawan, Rabu (20/10/2021).

Itu buktinya beliau hanya menyebut sekali itu saja. Jadi mungkin ada masukan dari tim beliau mengenai jumlah itu. Tapi kemudian beliau menyampaikan seperti itu (Rp 450 Miliar-red),” jelasnya. Ia sendiri mengaku belum menyampaikan adanya dugaan kesalahan itu ke  Menteri Sosial karena masih dalam perjalanan tugas ke Karangasem, Bali.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kegiatan evaluasi penyaluran bansos di Kuta , Selasa (19/10/21), Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta pemerintah daerah di Provinsi Bali bergerak cepat mendistribusikan bantuan sosial (bansos).

(limbat/pipit)