Sumatera Utara, BeritaTKP.com – Anggota Satuan Narkoba Polrestabes Medan berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 23 kg. Narkoba tersebut dibungkus dengan kemasan teh China dan dibawa dari Tanjungbalai.

“Delapan orang diamankan. Satu di antaranya adalah seorang wanita. Tersangka yang ditangkap itu ada yang menjadi kurir, pengedar dan pemasok sabu untuk diedarkan di Kota Medan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Rabu (20/10).

Adapun pelaku yang diringkus berinisial S ,22, GS ,43, MJ ,26, SNU ,30, I ,47, HS ,26, warga asal Medan. Sementara FS ,42, dan EA ,34, warga asal Batubara. Dari tangan para tersangka, polisi tak hanya mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis, tapi juga menyita satu buah senjata api jenis revolver.

“Penangkapan yang dilakukan mulai tanggal 21 September 2021 sekira pukul 15.00 WIB di Jalan Bakul, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal dan dikembangkan ke Jalan Sidomulyo Mulyo. Dari situ ada satu tersangka yang berinisial S ,22,. Dari hasil penangkapan itu dikembangkan lagi ke tempat lainnya,” ujar Riko.

Dari hasil pengembangan, Polrestabes Medan menangkap tersangka yang berinisial GS ,43, yang membawa 1 Kg sabu dan uang tunai sebesar Rp100 ribu. Dari penangkapan di Jalan Sei Mencirim itu tersangka lainnya berinisial MJ kabur dari TKP. Namun berhasil ditangkap beberapa hari kemudian.

“Pelaku MJ berhasil ditangkap yang terlibat menggendong sabu bersama pelaku GS di kawasan Jalan Sei Mencirim. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan lagi pada tanggal 30 September ada tiga kali penindakan,” paparnya.

Pada pukul 16.00 WIB, petugas kembali menangkap pelaku berinisial SNU ,30,. Dari tangan SNU itu barang bukti sabu yang disita sebanyak 3,91 gram. Lalu dilakukan penindakan kembali di Jalan Sei Mencirim dengan barang bukti diamankan 2,02 gram sabu.

“Selanjutnya petugas mengamankan pelaku berinsial I ,47, dan barang bukti diamankan seberat 9, 12 gram sabu dan sepucuk senjata api jenis revolver. Kemudian pada tanggal 11 Oktober, petugas kembali mengarah ke Kabupaten Batubara. Hasilnya, petugas menciduk FS ,43, dan EA ,34, warga asal Batu Bara,” sebutnya.

Dari tangan kedua tersangka ini petugas berhasil menyita barang bukti 1 karung goni beras berisi 22 kg sabu-sabu dan satu unit mobil Avanza. Jadi total barang bukti sabu yang disita sebanyak 23 kilogram,” jelas Riko.

Para tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” pungkasnya.

(RED)