BENGKULU, BeritaTKP.com – Kasir di salah satu minimarket di Kabupaten Lebong, Bengkulu, ditangkap lantaran berpura-pura menjadi korban perampokan. Kerugian yang disebabkan atas kejadian itu mencapai Rp 60 juta.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi di Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai, Lebong. Terduga pelaku utama dalam aksi perampokan itu adalah AG ,19, yang merupakan kasir dari minimarket itu.

Sudarno mengatakan bahwa AG berhasil ditangkap bersama dengan 2 orang lainnya. Aksi mereka berhasil terekam CCTV.

“Mereka ini ternyata telah merencanakan sebelumnya aksi perampokan ini, karena ketiganya kecanduan judi online,” kata Sudarno, Jumat (22/10/2021).

Dua terduga pelaku lainnya berinisial RA ,17, dan CL ,19,. Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa peralatan yang digunakan untuk menjalankan aksi perampokan dan juga uang tunai.

“Satu dari tiga pelaku yang kita tangkap merupakan karyawan dari minimarket itu sendiri, yang saat kejadian berpura-pura sebagai korban perampokan,” ucap Sudarno.

Dia mengatakan polisi sempat melakukan penyekatan di perbatasan keluar-masuk Lebong setelah ada laporan telah terjadi perampokan. Polisi kemudian mengecek rekaman CCTV di minimarket tersebut.

“Karena itulah kita menduga pelakunya adalah orang dalam, saat itulah kita mengamati CCTV milik toko dan terdapat adanya kejanggalan karena tidak adanya usaha perlawanan dari kasir minimarket,” ucap Sudarno.

Dia mengatakan AG telah mengakui dua terduga perampok itu adalah temannya. Perampokan itu diduga sudah direncanakan sebelum uang akan disetorkan.

Dalam rekaman CCTV itu, AG terlihat didatangi dua orang perampok yang membawa pisau. AG kemudian terlihat menyerahkan uang kepada para perampok tersebut. (RED)