Probolinggo, BeritaTKP.com – Nasib malang menimpa seorang warga asal Probolingo, tepatnya beralamatkan di Jalan Ikan Belanak, RT03/RW05, Kelurahan/Kecamatan Mayangan. Pria bernama Muhammad Hasan itu kehilangan motor Honda Varionya yang bernopol N 5397 MT warna hitam. Dari peristiwa tersebut, pria berusia 29 tahun itu mendapatkan kerugian sebesar Rp 17 juta.

Kronologisnya, ketika ditemui di rumahnya pria yang akrab disapa Hasan itu menjelaskan bahwa motornya diketahui hilang sekitar pukul 03.30 WIB.

“Pukul setengah 4 itu motornya sudah tidak ada. Tapi pihak keluarga mengira saya sedang keluar rumah. Saat itu ibu mertua saya hendak sholat di mushola seperti biasanya. Setelah sholat, ia baru tanya ke istri saya tentang keberadaan saya. Istri saya mengatakan bahwa saya ada di dalam kamar tidur bersama anak. Nah, dari itulah baru ketahuan jika motornya sudah diambil orang. Terlebih lagi kontaknya masih ada di dalam kamar,” ujar Hasan.

Mengetahui motornya hilang, Hasan pun berusaha untuk mencarinya lewat media sosial dan juga saudaranya. Namun tidak ada kabar.

Sebelum hilang, beberapa waktu lalu ia merasa ada hal yang janggal. Sebab setiap harinya motornya diparkir bersama dengan lima motor lainnya di depan rumahnya. Sedangkan di depan rumahnya tidak ada pagar. Meski terhimpit oleh mushola, namun akses rumahnya langsung menuju ke arah jalan raya. Sehingga dari jalan raya akan nampak jika ada motor. Oleh karena itu ia sebenarnya hendak memasang pagar.

Hasan merasa heran, mengapa motor miliknya yang diambil. Padahal jika melihat lokasi parkirnya, di belakang motornya juga terdapat motor saudaranya yang jenisnya sama. Hanya tahunnya saja lebih tua dua tahun. “Mungkin jika dijual lebih mahal motor milik saya, jadi meskipun lebih sulit, pelaku tetap nekat mencuri motor saya,” pungkas Hasan.

Sementara itu, Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari S menerangkan bahwa hingga pukul 18.00 belum ada laporan yang masuk. Sehingga ia pun belum bisa berkata lebih banyak. “Belum ada laporan terkait hal ini. Seharusnya langsung lapor saja. Yang jelas jika laporan sudah diterima maka akan ditindaklanjuti,” ujarnya. (k/red)