Malang, BeritaTKP.com – Maraknya kasus pinjol di Indonesia membuat warga khususnya nasabah pengguna pinjol merasa resah. Hal itu disebabkan karena tergolong bunganya yang sangat tinggi.

Di Malang, seorang nasabah pinjol melakukan aksi gantung diri karena diduga tak tahan diteror tagihan utang. Korban dikenal dengan sangat pendiam dan tak pernah bercerita tentang masalahnya kepada keluarganya. Korban berinisial MEM ,20, warga asal Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jasad pemuda ini ditemukan tergantung di rumahnya pada Jumat (22/10) sore.

Kapolsek Pakis, AKP M Lutfi menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya bernama Yoga. Dari keterangan saksi, korban sempat mengeluhkan utang pinjaman online (pinjol). “Diduga korban tidak tahan dengan teror dari penagih utang pinjol, sehingga korban memlih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” kata AKP Lutfi pada Sabtu (23/10/2021).

Korban sempat berbicara dengan saksi Yoga pada Kamis malam. MEM mengaku bahwa ia butuh pinjaman uang untuk membayar tagihan pinjol. Selama ini korban enggan bercerita akan masalah itu kepada keluarganya. Dari keterangan keluarga sendiri, MEM merupakan orang yang pendiam dan jarang berkomunikasi dengan keluarga.

Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya yaitu pakaian dan kursi yang dipakai sebagai pijakan. “Kami memberikan edukasi kepada masyarakat, jangan mudah tergiur dengan bujuk rayu pinjol, apalagi pinjol ilegal. Sebab nantinya akan diteror serta bunganya juga dapat membengkak,” kata Lutfi.

(k/red)