Surabaya, BeritaTKP.com – Sejumlah buruh di Surabaya telah melakukan aksi demo di depan Balai Kota Surabaya. Hal itu mereka lakukan untuk menuntut akan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK). Puluhan petugas kepolisian juga turut serta untuk mengawal dari aksi demo tersebut.

“Kami menuntut pemerintah untuk menaikkan UMP yang tidak manusiawi,” teriak salah satu orator di depan Balai Kota Surabaya, Kamis (25/11/2021).

Mereka menyebutkan bahwa kenaikan UMK untuk Kota Surabaya hanya Rp 6 ribu. Padahal kebutuhan sehari-hari sudah dinilai mahal.

“Dengan kenaikan upah minim, bagaimana kami memenuhi kebutuhan sehari-hari yang terus naik. Tolong ubah keputusan kenaikan upah yang tidak manusiawi,” imbuhnya.

Diketahui masa bergerak dari kawasan Kebun Binatang Surabaya menuju Balai Kota Surabaya.

Dari Jalan Darmo, rombongan kemudian melintas menuju Jalan Yos Sudarso. Ada pula mobil komando yang berhenti di Balai Kota Surabaya. Massa melakukan aksinya selama 45 menit.

Sementara demo buruh depan Balai Kota Surabaya ini menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Wali Kota Mustajab macet. Banyak pengguna jalan kebingungan.

Akibat kemacetan ini, kendaraan yang melintas dari Jalan Ketabang Kali dan Jalan Jaksa Agung Soeprapto melambat. Dampak kemacetan ini juga dirasakan hingga di Jalan Gubeng.

(k/red)