SLEMAN, BeritaTKP.com – Sepasang kekasih di Sleman, DI Yogyakarta, nekat mencuri emas dan berlian di salah satu apartemen. Kedua pelaku yakni SK ,27, perempuan asal Sumatera dan CS ,27, pria asal Gunungkidul, Keduanya berhasil diamankan oleh Polsek Ngaglik.

Kanit Reskrim Polsek Ngaglik AKP Budi Karyanto mengatakan bahwa keduanya kedapatan mencuri perhiasan karena tidak punya uang untuk melangsungkan acara pernikahan. Diketahui, keduanya sebelumnya telah menikah siri.

“Dua orang itu katanya sudah menikah siri. Tapi butuh uang untuk meresmikan pernikahan di daerah asal yang perempuan. Akhirnya mereka nekat mencuri emas, berlian di apartemen milik majikannya,” kata Budi, Kamis (25/11/2021).

Peristiwa pencurian itu terjadi di apartemen daerah Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Senin (15/11) lalu. Korban diketahui berinisial LA ,36, warga asal Lampung.

Budi menyebut para pelaku sangat leluasa saat melakukan pencurian karena dalam kesehariannya merupakan asisten rumah tangga (ART) dari korban. Aksi mereka dilakukan saat korban sedang menjemput anaknya di sekolah pukul 11.50 wib.

“Korban pulang sekitar 12.30 wib ke apartemen dan mendapati pintu almari sudah dalam keadaan terbuka dan setelah dicek barang-barang berharga miliknya sudah tidak ada di tempatnya,” urainya.

Dari hasil penyelidikan polisi kedua pelaku diketahui berada di Girisubo, Gunungkidul, Minggu (21/11). Kepada polisi keduanya mengaku nekat mencuri demi meresmikan pernikahan mereka berdua.

“Hasil interogasi kepada para pelaku diperoleh keterangan bahwa otak pencurian tersebut yakni tersangka berinisial SK. Sedangkan niatnya mencuri itu untuk pulang ke Medan dan meresmikan pernikahan,” jelasnya.

Pelaku kemudian menjual barang curiannya senilai Rp 31 juta. Sebagian uang itu digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah digunakan sejumlah Rp 9 juta untuk beli HP, bayar utang dan lain sebagainya,” tuturnya.

itu, polisi juga menangkap pria berinisial MR yang menjadi penadah barang hasil dari kejahatan mereka berdua. Polisi mengamankan barang bukti uang hasil penjualan barang curian dan satu unit sepeda motor yang digunakan oleh pasangan itu.

“Kami kenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun kurungan,” tutupnya. (RED)