Jawa Barat, BeritaTKP.com – Pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus Kekerasan Dalam Rumah Tanga (KDRT) yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya. Polisi mengatakan bahwa motif dari KDRT tersebut adalah karena rasa cemburu.

“Pelaku dan korban ini suami istri. Pelapor itu istrinya sendiri yang terlapor suaminya itu inisialnya B. Motifnya itu suaminya merasa cemburu,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (14/12/2021).

Rudi menuturkan kecemburuan suami korban itu terjadi saat pelaku memeriksa ponsel korban. Saat itu, ditemukan hal yang mencurigakan berupa video tiktok. Namun, Rudi tak menjelaskan bentuk video apa yang dimaksud.

“Dari hp istrinya ditemukan ada video tiktok, itu yang membuat cemburu suaminya. Dengan rasa cemburu itu kemudian dilakukan kekerasan terhadap istrinya,” tutur Rudi.

Pelaku kemudian melakukan KDRT terhadap istrinya itu. Kasus KDRT itu kemudian viral di media sosial.

Rudi mengatakan kasus ini sudah ditangani. Polisi bahkan sudah menetapkan B sebagai tersangka dan dijebloskan ke jeruji besi.

Aksi dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Bandung viral di media sosial (Medsos). Pelaku diduga menganiaya istrinya dan mengancam video penganiayaan tersebut akan disebar di medsos.

Kasus itu viral usai akun twitter @soyeoen menceritakan perilaku sorang pria berinisial B. Pelaku disebut mengirimkan video penganiayaan istrinya dalam keadaan telanjang bulat ke grup WhatsApp komite sekolah anaknya. Pelaku diketahui mengontrak sebuah rumah di Panyileukan, Kota Bandung.

“Si korban ini kabur tanpa sepengetahuan pelaku, makanya korban diancam dengan disebarin lah video kekerasan ini ke grup komite sekolah (takutnya disebarin ke semua grup di hp itu yagasih),” cuit akun tersebut. (RED)