Sumedang, BeritaTKP.com – Seorang pria asal Lingkungan Panyingkiran RT/RW 02/04, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang, Sumedang, Jawa Barat, berinisial DR ,24, harus berurusan dengan polisi.

DR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan kepada kekasihnya yang bernama Ine Azahra Zahira ,22, warga asal Dusun Wado. Saat dihadirkan pada konferensi pers DR hanya bisa tertunduk malu.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto mengatakan, aksi penganiayaan terhadap mahasiswi tersebut dilakukan pelaku di lokasi dan waktu yang berbeda. Menurutnya, lokasi pertama terjadi di Jalan Raya Panyingkiran, Kelurahan Situ, Senin (13/12/2021) lalu sekitar pukul 23.30 wib.

Kemudian, kata Eko, insiden penganiayaan kedua terjadi di kediaman pelaku pada Selasa (4/12/2021) sekitar pukul 01.00 wib.

“Awalnya, korban mendatangi pelaku, kemudian pelaku dan korban terlibat cekcok mulut, setelah itu pelaku melakukan pemukulan ke arah wajah korban berulang kali hingga korban tersungkur.” Jelas Eko di Konferensi Pers.

“Selanjutnya korban dibawa pelaku ke rumah pelaku, dan di rumah pelaku, korban kembali dianiaya,” kata Eko Prasetyo Robbiyanto.

“Mereka adalah pasangan kekasih, dan aksi nekat itu dilakukan pelaku karena terbakar cemburu, ” lanjut Eko Prasetyo Robbiyanto.

Kapolres menyebutkan, pelaku dapat ditangkap oleh Satreskrim Polres Sumedang kurang dari 24 jam.

Kemudian, kata Eko, setelah dilakukan dilakukan tes urine, yang bersangkutan juga positif menggunakan obat psikotropika golongan I merek Riklona Clonazepam.

“Pelaku ini positif menggunakan obat psikotropika. Kami masih mendalami kasus ini,” ucapnya.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 ayat (1), (2) KUHPidana Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara,” kata Eko. (RED)