Mojokerto, BERITA TKP. COM – Penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali berkeliaran di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Kali ini kerugian yang dialami para korban CPNS abal-abal secara instan tersebut sekitar 2 milyar.kamis- 16/12/2021.

Menurut berbagai sumber di lapangan menyebutkan bahwa, puluhan korban yang merasa di tipu oleh CPNS abal-abal asal Desa Margelo Blooto Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto yang di duga di dalangi suaminya Bu Nur meresahkan banyak orang. Meskipun kini suaminya Bu Nur sudah meninggal dunia, namun uang yang telah di setorkan ke suaminya Bu Nur juga belum di kembalikan sampai saat ini.

Disisih lain, para korban berharap uang yang di setorkan untuk menjadi PNS secara instan kepada suaminya Bu Nur agar bisa di kembalikan seperti sedia kala.

Saat tim media ini pada tanggal 24 November 2021 pukul 19.00 Wib mencoba melakukan konfirmasi ke rumahnya Bu Nur di Desa Margelo Blooto Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto, pihaknya hanya membenarkan jika suaminya sebagai perantara untuk menjadi CPNS secara instan. “Suami saya hanya sebagai perantara agar bisa menjadi PNS melalui jalur cepat,” ucap Bu Nur suami yang diduga menjadi otak utama penipuan CPNS di Kota Mojokerto.

Salah satu korban yang tidak mau di sebutkan namanya berharap kasus penipuan CPNS yang diduga dilakukan suaminya Bu Nur ini agar uangnya dapat di kembalikan. “Semoga tidak ada lagi yang senasib dengan saya dengan janji manis menjadi PNS abal-abal. Saya berharap agar Dinas terkait di Kota Mojokerto dapat mengusut tuntas terkait penerimaan PNS secara instan yang diduga dilakukan suaminya Bu Nur asal Desa Margelo Blooto Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto.

“Bersambung edisi selanjutnya,, Ucapnya. (fdy)