Gresik, BeritaTKP.com – Angka kriminalitas di Kota Gresik diketahui mengalami kenaikan sebanyak 5 persen dari tahun 2020. Hal itu diketahui setelah Polres Gresik berhasil mengungkap sebanyak 994 kasus kriminalitas dari 1.135 kasus di tahun 2021.

Tak hanya tindak kriminalitas, angka kasus kecelakaan lalu lintas juga mengalami kenaikan.

Kasus yang berhasil diungkap polisi Gresik antara lain adalah pembunuhan yang terjadi pada  bulan Januari 2021 di Kecamatan Menganti dan menangkap satu tersangka. Kemudian, kasus hoaks di grup whatsaap (WA) dikalangan masyarakat terkait meninggalnya Danramil Kebomas. Selanjutnya, kejadian bullying terhadap siswi yang berakibat pengeroyokan. Serta pengerusakan yang dilakukan oleh sekelompok perguruan silat dengan mengamankan tiga tersangka.

“Dari semua kasus tersebut, kami juga mengungkap kasus peredaran pupuk tidak berlabel dan tidak memenuhi standar di Kecamatan Sidayu dengan diamankan barang bukti berupa 12 ton pupuk,” papar Kapolres AKBP M.Nur Aziz, Kamis (30/12/2021).

Pada bulan Desember 2021, Polres Gresik juga menggagalkan pengiriman Pekerja Imigran Indonesia (PMI) ilegal yang dijanjikan pekerjaan diluar negeri dengan dimintai uang sebanyak Rp 16 juta. “Untuk kasus pekerja ilegal kami sudah kordinasi dengan perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia atau PJTKI,” imbuh Aziz. (k/red)