BENGKULU, BeritaTKP.com – Seorang pelaku curanmor dihentikan polisi saat akan pergi menuju Kabupaten Kepahyang. Lantaran takut aksinya ketahuan oleh polisi pelaku nekat lompat dan meceburkan diri ke sungai.

Sedangkan sepeda motor hasil curiannya ditinggalkan di pinggir jalan. Sementara satu pelaku lagi kabur ke dalam hutan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol Sudarno mengatakan, sekitar pukul 02.00 WIB sebuah motor melintas dari arah Bengkulu menuju ke Kabupaten Kepahyang. Pada saat anggota Satreskrim Polres Bengkulu Tengah meminta untuk meminggirkan kendaraannya, pengendara tersebut langsung memutar balik ke arah Bengkulu.

“Melihat para anggota Satreskrim mencoba untuk menghentikannya, pengendara tersebut langsung menjatuhkan ranmornya ke pinggir jalan lalu pengendara tersebut berlari ke arah jembatan kemudian melompat ke bawah jembatan dan berlari menyusuri sungai yang berada di bawah jembatan,” kata Sudarno, Rabu (9/3/2022).

Sudarno menjelaskan, selanjutnya kejadian yang sama, sekitar pukul 02.30 WIB, di jalan lintas Bengkulu-Kepahiang tepatnya di desa Tanjung Heran kecamatan Taba Penanjung kabupaten Bengkulu Tengah.

Didapati pengendara menggunakan sepeda motor matic melaju dari arah Bengkulu menuju Kepahiang, pada saat anggota Satreskrim Polres Bengkulu Tengah meminta untuk meminggirkan kendaraannya, pengendara tersebut langsung memutar balik ke arah Bengkulu.

Melihat para anggota Satreskrim mencoba untuk menghentikannya, pengendara tersebut langsung memacu gas sepeda motornya dengan kencang dan hampir menabrak personel Satreskrim yang berusaha menghentikannya.

“Setelah dilakukan pengejaran sekitar 2 km dari TKP, ditemukan 1 unit sepeda motor jenis Honda Beat berwarna biru tergeletak di pinggir jalan, ditemukan satu buah Kunci T yang tertancap pada kontak motor jenis Honda Beat berwarna Biru tersebut,” ujar Sudarno.

Saat ini kedua motor yang diduga hasil curian tersebut telah diamankan di Mapolres Bengkulu Tengah, polisi masih memburu dua pelaku yang kabur saat dihentikan polisi. (RED)