Surabaya, BeritaTKP.com – Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Diponegoro, pada Kamis (17/3) malam memakan korban jiwa dikabarkan satu korban tewas dan satu lagi kritis.

Sirine ambulance dan mobil polisi saling bersahutan karena kedua kejadian tersebut tidak berselang lama. Kejadian pertama terjadi di Jalan Diponegoro depan hotel Pradio arah masuk ke Kota Surabaya.

Di tempat tersebut, Herdiansyah (38) warga Riau yang merantau ke Surabaya harus tewas dengan kondisi kepala pecah usai menabrak pembatas jalan pada pukul 20.25 WIB.

Dari keterangan saksi, ia tewas usai memacu sepeda motornya dengan kencang dan hilang kendali saat di lokasi. Ia pun sempat menyerempet pengendara ojol. Namun, saat petugas tiba, pengendara ojol tersebut telah hilang.

“Kenceng mas memang, itu katanya tadi kehilangan kendali trus jatuh,” ujar Santi, salah satu pengendara yang sempat disalip oleh korban

Tak berselang lama, pada pukul 20.37 WIB kecelakaan juga terjadi di Jalan Diponegoro tepatnya di depan Bank BNI. Dari kecelakaan tersebut, Ariana (48) warga Jalan Asem II, Asemrowo, Surabaya mengalami kondisi kritis usai luka parah di bagian kepala kiri.

Dari keterangan saksi di lokasi, Ariana sempat kejar-kejaran dengan pengendara yang menggunakan motor CB.

Saat di lokasi, korban tiba-tiba hilang kendali dan menabrak bagian belakang Mobil Grandmax L 1746 ET warna hijau yang sedang melintas.

“Kehilangan kendali sehingga menabrak mas. Kencang sekali mas itu menerobos lampu merah juga,” ujar Antok, salah satu saksi di lokasi kejadian.

Akibat kejadian itu, Herdiansyah yang tewas langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara Ariana dibawa ke RSUD Dr. Soetomo untuk menjalani perawatan. (RED)