JAKARTA, BeritaTKP.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan akhirnya mengungkapkan motif dari pengeroyokan yang dilakukan Mohammad Bagja kepada Ade Armando di depan gedung DPR RI, Jakarta.

Menurut Zulpan, pelaku mengaku kesal dengan pernyataan yang diungkapkan oleh Ade Armando di media sosial.

“Bagja menyampaikan dalam pemeriksaan, yang bersangkutan kesal dengan apa yang disuarakan oleh korban di media sosial,” kata Zulpan.

Lalu, tersangka bernama Komar melakukan pengeroyokan lantaran terprovokasi oleh pihak lain yang menjadi provokator di lokasi.

“Bahwa Komarudin ini melakukan pemukulan ke Ade Armando karena terprovokasi dengan situasi yang ada di TKP,” ujarnya.

Zulpan mengatakan untuk tersangka bernama Dhia Ul Haq yang baru ditangkap belum diketahui motifnya lantaran masih menjalani pemeriksaan.

Sebagai informasi, pegiat media sosial Ade Armando menjadi korban pengeroyokan dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Akibat pengeroyokan itu, Ade Armando mengalami luka di bagian wajah dan kepala.

Dalam kasus ini, enam orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan kepada Ade Armando.(RED)