ACEH TIMUR, Berita TKP.Com – Maraknya aktivitas galian C di Aceh Timur bukan kali ini saja mendapatkan sorotan publik, akan tetapi sebelum nya juga sudah banyak pihak dan lembaga peduli lingkungan yang angkat bicara menyoroti begitu leluasa dan bebas di Kabupaten Aceh Timur membuka usaha pertambangan ilegal tanpa penertiban dari Pemerintah maupun Lembaga Penegak Hukum.

Sorotan aktivitas galian C ilegal kembali mencuat dan menjadi perhatian publik di Aceh Timur, Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) perwakilan Aceh Timur, kembali mempertanyakan peran dan keseriusan Pemerintah Daerah dan Lembaga APH dalam menjaga lingkungan dan penegakan hukum.

Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) perwakilan Aceh Timur, Saiful Anwar mengatakan bahwa maraknya usaha Galian C Ilegal ini membuktikan tidak tunduk nya terhadap aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Baiknya pemerintah harus memberikan sanksi tegas kepada pelaku usaha galian C ilegal yang terbukti secara melanggar aturan yang sudah ditetapkan,” ucap Saiful.

Kemudian ia juga menjelaskan maraknya dugaan galian C Ilegal ini menutupi sebagian dari masyarakat juga sulit sekali mendapatkan informasi.

“Tentu ini dapat disimpulkan juga, galian C ilegal ini juga membuktikan lemahnya monitoring berbasis Kamtibmas yang dilakukan oleh pihak penegak hukum atau Kepolisian,” tutur Saiful.

Saiful juga mengatakan, seharusnya pihak kepolisian melakukan razia atau pemantauan terhadap Galian C Ilegal yang ada di wilayah hukum Aceh Timur.

“Harus lakukan pemantauan terhadap Galian C Ilegal yang ada di Aceh Timur, dan wajib sekali membongkar siapa dibalik aktor semua ini,” tegas Saiful Anwar.

Selanjutnya ia minta APH di Aceh Timur untuk menindak tegas pelaku usaha pertambangan tanpa memiliki izin sebagaimana yang telah di atur dalam UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. (Red/Imam)