Lumajang, BeritaTKP.com – Ratusan warga rela mengantre mendapatkan minyak goreng curah di depan Kantor Bupati Lumajang. Mereka bahkan sudah mengantre berjam-jam lamanya di tengah panasnya terik matahari.
Dengan membawa jeriken dan galon, mereka rela antre untuk mendapatkan minyak goreng curah dengan harga Rp 14 ribu per liter. Harga minyak goreng curah di pasar sendiri mencapai Rp 20 ribu per liter.

“Saya antre mulai pukul 7.00 WIB sekarang pukul 9.00 WIB lebih untuk dapat 18 liter minyak goreng seharga Rp 14 ribu per liter, kalau di pasar Rp 20 ribu,” ujar salah satu warga, Ulfa, Senin (25/4/2022).

Hal senada juga disampaikan warga lainnya bernama Sukartini. Ia juga mengaku telah antre 3 jam demi minyak goreng curah Rp 14 ribu.

“Saya mengantre 3 jam lebih untuk bisa mendapatkan minyak goreng curah ini sebanyak 18 liter,” ujar Sukartini.

Pasar murah minyak goreng tersebut digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng. Disperindag menyiapkan 7.200 liter minyak goreng curah bagi masyarakat.
“Minyak goreng hari ini kita disiapkan 7.200 liter bagi masyarakat baik itu pedagang kecil maupun ibu rumah tangga,” ujar Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Untuk mendapatkan minyak goreng curah ini, warga cukup menyerahkan foto copy KTP. Setiap warga bisa mendapatkan 18 liter minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter.

Meski saat ini keberadaan stok minyak goreng kemasan di Lumajang melimpah, namun tingginya harga minyak goreng kemasan di pasaran membuat warga kini beralih memburu minyak goreng curah yang harganya lebih murah.[ndaa/red]