Sumatera Utara, BeritaTKP.com – Kepolisian Sumatera Utara bersama dengan Polres Mandailing Natal dan Pemda setempat mengevakuasi puluhan warga yang menjadi korban kebocoran sumur gas milik PT SMGP.

Sebanyak 21 warga korban kebocoran gas di PT SMGP dibawa ke rumah sakit. Lokasi sumur gas berada di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi.

“Ada 21 warga yang menjadi korban kebocoran gas di PT SMGP itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (25/4).

Hadi menyebutkan, langkah awal adalah mengevakuasi dan menolong korban. Para korban yang dibawa ke rumah sakit langsung mendapatkan perawatan medis.

PT SMGP dibantu personel TNI, Polri dan Pemkab Madina kini sudah berhasil menutup kebocoran sumur yang mengeluarkan gas diduga beracun.

“Polda Sumut juga sudah menurunkan Tim Puslabfor dan Reserse Krimum Polda Sumut untuk menyelidiki di TKP,” ucapnya.

Hadi mengatakan, warga yang berada di sekitar lokasi berhasil dievakuasi menjauh dari PT SMGP.

“Kita juga sudah menerbangkan dua tim dari Labfor dan Krimum Polda Sumut untuk cek TKP,” katanya.

Dia menjelaskan, situasi Kamtibmas di PT SMGP tetap terjaga kondusif. Kasus kebocoran gas itu kini masih dalam penyelidikan.

“Kami masih fokus dalam penanganan terhadap masyarakat yang menjadi korban. Untuk kasusnya sendiri masih dalam penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Sumut. (RED)