Banyuwangi, BeritaTKP.com – Pasutri di Banyuwangi nekat mencuri 2 handpone milik pedagang bakso. Mereka kompak melakukan aksi pencurian saat pedagang bakso tersebut dibuat lengah. Keduanya mengaku sudah melakukan 4 kali aksi di beberapa lokasi Banyuwangi.
Diduga mereka melakukan aksi kriminal karena kepepet kebutuhan lebaran. Pasutri ini melakukan aksi di wilayah Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Rabu (28/4/2022). Kedua pelaku yakni MM (30) dan WN (38) tercatat sebagai warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Penangkapan keduanya berdasarkan laporan kehilangan 2 unit HP milik salah seorang pedagang bakso di wilayah hukum Polsek Srono. Saat dilakukan pemeriksaan keduanya mengakui telah mencuri 2 unit HP milik korban yang terparkir di meja makan dan meja kasir.

Diketahui pasutri tersebut memesan sebungkus bakso untuk dibawa pulang. Saat bersamaan melihat 2 unit HP terparkir di meja kasir dan meja makan tergeletak begitu saja.

“Peristiwa pencurian itu terjadi kemarin, sekira pukul 20.00 WIB. Kedua pelaku menyamar sebagai pembeli bakso. Saat melakukan pemesanan kebetulan melihat 2 HP tergeletak di meja kasir dan meja makan,” kata Kapolsek Srono AKP Junaidi, Kamis (28/4/2022).

Berdasarkan laporan korban, untuk memuluskan niat jahatnya, kedua pelaku berbagi peran. Sang suami yakni MM, berusaha mengalihkan perhatian korban dengan mengajaknya berbicara saat melayani pemesanan bakso miliknya.

Sementara sang istri yakni WN bertindak sebagai eksekutor dengan memasukkan 2 HP milik korban kedalam saku bajunya.

“Berbagi peran, satunya mengalihkan perhatian dengan mengajak komunikasi. Satunya lagi menyelipkan 2 HP kedalam saku bajunya,” terangnya.

Korban sempat melihat WN menyelipkan barang kedalam saku bajunya. Namun tak begitu mencurigai karena masih melayani pemesanan bakso yang diminta pelaku.

Kecurigaan korban timbul, setelah 2 HP milknya sudah tak berada di tempat ia menaruh. Tanpa berpikir panjang korban langsung menanyai salah satu pelaku.

“Sempat kepergok dan ditanya korban apakah mencuri HP mikiknya, WN tak mengakui dan berusaha untuk kabur,” tambah Junaidi.

“Saat kedua pelaku hendak kabur dengan menggunakan motor, korban berusaha melakukan perlawanan. Bukannya tertangkap, korban malah sempat terseret motor pelaku,” jelasnya.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Srono, ternyata kedua pasutri tersebut juga melakukan aksi dan modus yang sama di lima TKP yang berbeda. Keduanya sama-sama berbagi peran untuk memuluska aksi kejahatan yang sudah mereka rencanakan sebelumnya.

Kedua pelaku langsung ditetapkan menjadi tersangka dan mengamankan 2 Unit HP milik merek Vivo dan Oppo. Selain barang bukti HP, polisi juga mengamankan motor Honda Vario yang digunakan kedua tersangka dalam menjalankan modus operandinya.

“Usai gelar perkara langsung kita tetapkan kedua pelaku menjadi tersangka. Kita juga amankan HP milik korban dan motor yang digunakan pelaku saat beraksi,” tandasnya.[ndaa/red]