Pengedar Asal Trowulan Ditangkap Polisi
Mojokerto, BeritaTKP.com – Polsek Puri lagi-lagi berhasil menggagalkan peredaran narkoba berjenis sabu-sabu. Dari tangan seorang pengedar yang ditahan, di antaranya petugas telah berhasil mengamankan satu paket sabu siap edar yang sudah dibungkus dalam kemasan permen kopi.

(Sejumlah barang bukti sabu-sabu dari tangan Irwanto kini diamankan di Mapolsek Puri)

Pelaku adalah Irwanto alias Copet, 36 tahun. Warga Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, itu sudah lama jadi incaran polisi. Lantaran pelaku merupakan pengedar lawas. ”Bisa dibilang pemain lama. Kami berhasil menangkap pelaku saat hendak bertransaksi di wilayah Jatirejo sekitar pukul 22.00 Jumat (6/5),” ujar Kanit Reskrim Polsek Puri Ipda Suparno, kemarin.

Penangkapan bermula saat petugas melakukan patroli mendapati pelaku melintas di wilayah Puri. Tak mau kehilangan jejak, petugas langsung membuntuti Irwanto yang mengendarai motor Honda Beat bernopol S 6423 NAJ. Tak berhenti di wilayah Puri, pelaku justru bablas hingga ke Jalan Raya Desa Gading, Kecamatan Jatirejo.

Melihat gelagat pelaku yang mencurigakan, petugas langsung menangkapnya di pinggir jalan. Benar saja, petugas menemukan satu paket sabu siap edar di genggaman tangan kanan pelaku.

Irwanto tak bisa mengelak setelah petugas membuka isi bungkus permen kopi merek espresso di genggaman pelaku yang merupakan sabu-sabu. ”Untuk mengelabuhi petugas, sabu seberat 0,46 gram itu disimpan di dalam bungkus permen. Ini modus baru. Ngakunya waktu itu mau transaksi sama orang yang tidak dikenal pelaku,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ, petugas langasung melakukan pengembangan ke rumah pelaku. Polisi langsung menggeledah kamar tidur pelaku. Dan berhasil mengamankan timbangan digital dan empat paket sabu-sabu siap edar. Masing-masing seberat 0,90 gram; 1,07 gram, dan dua paket sabu seberat dengan berat total 1,41 Gram. ”Saat kita geledah rumah pelaku, kami dapati beberapa barang bukti lain itu disimpan di atas plafon kamar tidurnya,” terang Suparno.

Di depan petugas, pelaku mengaku tergiur keuntungan yang diperoleh dari bisnis haram tersebut hingga ia terjerembab di lingkaran narkoba. Dari setiap gram sabu yang dijual, pelaku mendapat keuntungan Rp 500–800 ribu. ”Pelaku ini sehari-harinya ya dari jual sabu-sabu itu,” tuturnya.

Kini, pelaku dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolsek Puri guna kepentingan pengembangan. Petugas tengah berupaya memburu pemasok sekaligus jaringan barang haram tersebut. (Din/RED)